arrahmahnews

Iran Tepis Tuduhan Barat soal Pasokan Senjata ke Rusia

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Iran sekali lagi menepis tuduhan oleh beberapa negara Barat dan media-media mereka, bahwa Tehran telah menyediakan senjata, termasuk drone bagi Rusia, untuk ditempatkan di Ukraina.

Berbicara pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kan’ani menyebut tuduhan seperti itu “tidak berdasar”. Ini dibuat atas dasar “informasi yang salah dan praduga yang bermaksud buruk.”

BACA JUGA:

Klaim tersebut, tambahnya, disebarluaskan sebagai bagian dari kampanye politik dan berorientasi pada tujuan tertentu, dengan menggunakan media beberapa negara.

Iran Tepis Tuduhan Barat soal Pasokan Senjata ke Rusia

Perang Ukraina

Iran, kata pejabat itu, siap melakukan dialog dengan Ukraina untuk membatalkan tuduhan tersebut. Pernyataan tersebut dibuat di tengah “operasi militer khusus” Rusia pada Februari di bekas republik Soviet.

Moskow mengatakan telah meluncurkan misi untuk membela penduduk pro-Rusia di wilayah Ukraina timur Donetsk dan Luhansk dari penganiayaan oleh Kiev.

Kan’ani mencatat bahwa sejak awal konflik, Iran telah menjalankan kebijakan “netralitas aktif,” menyatakan penentangannya terhadap kelanjutan perang, dan menekankan perlunya resolusi damai dari perbedaan yang ada antara Moskow dan Kiev.

“Iran juga selalu menekankan perlunya menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial berbagai negara, termasuk Ukraina, berdasarkan prinsip-prinsip Piagam PBB,” ujar pejabat itu menyimpulkan.

BACA JUGA:

Klaim anti-Iran pertama kali muncul pada bulan Juli, dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menuduh bahwa Washington telah menerima “informasi” yang menunjukkan bahwa Iran sedang bersiap untuk memberi Rusia “hingga beberapa ratus drone (kendaraan udara tak berawak), termasuk drone yang berkemampuan membawa senjata, untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa AS, Inggris, dan Prancis berencana untuk mengajukan klaim tersebut dalam pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu.

Bagaimanapun, Pentagon mengatakan tidak dapat mengkonfirmasi transfer persenjataan Iran ke Rusia.

“Saya tidak memiliki informasi untuk menguatkan itu saat ini,” kata juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder pada konferensi pers di Hari Selasa. (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: