arrahmahnews

Korut-Korsel Berbalas Tembakan Peringatan di Perbatasan Laut

Korea, ARRAHMAHNEWS.COM Korea Utara dan Korea Selatan saling meluncurkan tembakan peringatan di perbatasan laut mereka yang dikenal sebagai Garis Batas Utara (NLL) di lepas pantai barat. Merka juga saling tuduh bahwa pihak lain melanggar garis perbatasan di tengah meningkatnya ketegangan.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menyiarkan peringatan dan melepaskan tembakan peringatan untuk mengusir kapal dagang Korea Utara yang melintasi NLL pada pukul 3:40 pagi waktu setempat.

BACA JUGA:

Sementara itu, militer Pyongyang melaporkan menembakkan 10 peluru artileri roket setelah kapal perang Korea Selatan melanggar perbatasan laut dan melepaskan tembakan peringatan “dengan dalih melacak kapal tak dikenal.

Korut-Korsel Berbalas Tembakan Peringatan di Perbatasan Laut

Perang Rudal Korut vs Korsel

“Kami memerintahkan tindakan pencegahan awal untuk mengusir kapal perang musuh dengan keras,” kata juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea Utara seperti dikutip oleh kantor berita resmi negara itu KCNA.

Namun, JCS bersikeras bahwa mereka telah melakukan “operasi normal” atas apa yang disebutnya sebagai “penyusupan perbatasan” sambil menggambarkan tindakan Korea Utara sebagai pelanggaran pakta militer bilateral 2018 yang melarang “tindakan bermusuhan” di daerah perbatasan.

“Kami sekali lagi mendesak Korea Utara untuk segera menghentikan provokasi dan tuduhan yang konsisten yang membahayakan perdamaian dan stabilitas semenanjung Korea serta komunitas internasional,” bunyi pernyataan yang diumumkan JCS.

Pertemuan militer terakhir terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua rival, dengan Korsel terus mengadakan latihan perang gabungan besar-besaran dengan pasukan AS dan Korut membalas dengan melakukan berbagai uji coba senjata.

Perkembangan itu juga terjadi ketika pasukan angkatan laut Seoul mengumumkan lebih lanjut pada hari Senin bahwa mereka akan melakukan manuver militer bersama selama empat hari di lepas pantai baratnya, menyatukan hampir 20 kapal perang, termasuk kapal perusak yang dilengkapi Aegis dan aset AS seperti helikopter serang Apache dan A- 10 pesawat serang. (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: