arrahmahnews

Lolos Upaya Pembunuhan, Imran Khan Lanjutkan Kampanye

Pakistan, ARRAHMAHNEWS.COM Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, yang selamat dari upaya pembunuhan atas hidupnya pada hari Kamis, masih kukuh dan bertekad untuk melanjutkan kampanye politiknya guna menekan pemerintah agar menyerukan pemilihan awal.

Khan, 70 tahun, terkena luka tembak di kaki kanan setelah seorang pria bersenjata mengarahkan tembakan peluru ke arahnya, saat mereka berdiri di atas truk kontainer di daerah Wazirabad di provinsi Punjab dalam pawai politik yang disebut “perjalanan panjang”.

“Saya tidak akan tunduk, tetapi tetap bertekad untuk membawa Haqeeqi Azadi (kebebasan sejati) untuk sesama warga Pakistan,” kata Khan yang dikutip dari akun Twitter resmi partainya.

BACA JUGA:

Pernyataan menambahkan bahwa pawai akan dilanjutkan dari Wazirabad pada pukul 11 pagi waktu setempat (0600 GMT). ) pada hari Jumat.

Partai politik Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf, mengumumkan protes nasional yang diselenggarakan pada hari Jumat di tengah meningkatnya ketegangan di negara Asia Selatan itu, setelah upaya pembunuhan terhadap pemain kriket yang berubah menjadi politisi tersebut.

“Hari ini, setelah salat Jumat, akan ada protes di seluruh negeri, yang akan berlanjut sampai permintaan Imran Khan dipenuhi,” ujar Asad Umar, seorang ajudan dekat Khan, di Twitter.

BACA JUGA:

Mantan bintang kriket internasional itu telah memimpin konvoi ribuan orang sejak pekan lalu, yang dimulai dari Lahore pada 28 Oktober dan bertujuan mencapai ibu kota Islamabad pada 4 November untuk mengadakan demo massa guna memaksa pemerintah mengumumkan pemilihan umum baru.

Fawad Chaudhry, seorang pemimpin senior dari partai Khan, mengatakan bahwa itu adalah “upaya pembunuhan yang direncanakan terhadap Imran Khan dan dia lolos.”

” Itu adalah jelas-jelas upaya pembunuhan. Khan tertembak tapi kondisi dia stabil. Ada banyak pendarahan,” kata juru bicara partai Khan, Tehreek-e-Insaf (PTI), Fawad Chaudhry.

“Jika penembak tidak dihentikan oleh orang-orang di sana, seluruh pimpinan PTI mungkin bisa mati,” paparnya menambahkan. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: