arrahmahnews

Banjir Jakarta Warisan Anies Baswedan Bukan Salah Heru

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMPara pendukung Anies Baswedan (AB) menyerang PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dengan narasi jelek terkait beberapa masalah di DKI Jakarta antara lain, banjir di beberapa titik di Jakarta, padahal semua masalah itu adalah warisan dari gubernur DKI Jakarta sebelumnya Anies Baswedan.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Heru baru menjabat menggantikan Anies Baswedan apakah dia yang baru menjabat beberapa saat sudah mengetahui semua permasalahan yang diwaariskan oleh AB?. Tentu tidak semudah itu.

BACA JUGA:

Banjir di Jakarta Selatan meluas imbas hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (5/11) siang. Dari 2 rukun tetangga (RT), kini bertambah menjadi 68 RT.

Banjir Jakarta Warisan Anies Baswedan Bukan Salah Heru

Foto Heru dan Anies Baswedan

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 10 ruas jalan tergenang dan 2 RT, saat ini menjadi 6 ruas jalan tergenang dan 68 RT atau 0,223 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” tulis rilis resmi BPBD DKI Jakarta per 15.00 WIB, Sabtu (5/11).

Empat jalan tergenang di Jakarta Selatan yang sudah surut, yakni Jl. Raya Fatmawati Kel. Cipete Selatan, Jl. RS. Fatmawati Raya Kel. Cipete Utara (ITC Fatmawati), Jl. Haji Nawi Kel. Gandaria Selatan, dan Jl. Kirai Kec. Kebayoran Baru.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat juga dilakukan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik, bersama dengan para lurah dan camat setempat,” jelas BPBD.

BACA JUGA:

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan dan banjir lain. Jika terjebak dalam keadaan darurat, warga diminta untuk menghubungi BPBD DKI Jakarta melalui nomor telepon 112.

Sementara itu, ada juga pohon tumbang di 12 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Selatan. Lima di antaranya mengenai kabel perusahaan listrik negara (PLN). (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: