Amerika

Inilah Peran Berbahaya AS dalam Gencatan Senjata Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mahdi Al-Mashat, pada hari Senin, menegaskan bahwa peran AS dalam negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung berbahaya. AS tidak ingin gencatan senjata itu diperbarui.

“Situasi gencatan senjata hari ini seperti bom yang berdetak. Kami tidak dalam gencatan senjata, juga tidak berperang,” katanya.

BACA JUGA;

Ia menunjukkan bahwa keadaan tidak damai dan tidak ada perang adalah hasil dari kegagalan AS-Saudi, dan beberapa pihak pro-Saudi yang masih juga berpikir untuk mempertimbangkan kembali untuk mengakhiri konflik.

Inilah Peran Berbahaya AS dalam Gencatan Senjata Yaman

Mahdi Al-Mashat

“Kami menghadapi pihak-pihak yang diuntungkan dari agresi AS-Saudi, dan sekarang mendorong untuk meledakkan situasi, secara militer dan politik,” tambahnya.

Ia menunjukkan bahwa negosiasi gencatan senjata mencapai tingkat pemahaman yang baik, sampai utusan AS tiba di Kawasan tersebut dan menggagalkan upaya ini. Al-Mashat menekankan bahwa utusan AS berusaha tampil di media sebagai seseorang yang menginginkan perdamaian, sementara gerakannya mengkonfirmasi sebaliknya.

Awal pekan ini, Kementerian Luar Negeri menyatakan keterkejutannya terhadap klaim AS yang mengatakan keinginannya untuk mencapai perdamaian di Yaman, padahal AS berada di balik penderitaan rakyat Yaman.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa klaim ini datang dalam konteks upayanya untuk menutupi posisinya yang menghalangi perdamaian.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Amerika tidak ingin menghentikan agresi, dan ini terbukti melalui pernyataan dan kritiknya terhadap mereka yang membela diri, dan melalui bias permanennya terhadap perang dan tindakannya seperti agresi, pengepungan, dan pendudukan tanah Yaman. (ARN)

Sumber: Al-Masirah

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: