arrahmahnews

UEA Perluas Militerisasi atas Pulau Socotra Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM The Conflict and Environment Obsevatory (Observatorium Konflik dan Lingkungan) Internasional mengungkap bahwa UEA terus melakukan militerisasi kepulauan Socotra di Pulau Yaman, salah satu situs warisan dunia menurut klasifikasi UNESCO.

Observatorium itu menyatakan bahwa ada banyak bukti militerisasi yang menggeroroti situs Warisan Dunia itu, yang dilakukan oleh UEA.

BACA JUGA:

Ia menambahkan bahwa kepulauan Socotra dipandang penting secara strategis, yang terletak di antara Guardavoy Channel dan Laut Arab, di tengah Samudra Hindia, dekat dengan jalur pelayaran internasional utama.

UEA Perluas Militerisasi atas Pulau Socotra Yaman

Pulau Socotra Yaman

Pernyataan ini muncul dalam komentar Observatorium Lingkungan Internasional dalam sebuah tweet yang diposting oleh akun The Intel Lab, yang berspesialisasi dalam layanan “Infrastruktur sebagai sebuah pelayanan”, yang membahas tentang gerakan militer Abu Dhabi di Pulau Abd al-Kuri.

Cuitan itu menyatakan bahwa gambar baru menunjukkan kemungkinan pembangunan awal bandara Emirate di pulau Abd al-Kuri, yang merupakan bagian dari pulau Socotra Yaman.

Cuitan juga menegaskan bahwa dua jalur yang kemungkinan akan jadi runway dan area yard telah diidentifikasi dan diklasifikasikan sejak awal 2022.

Observatorium Lingkungan percaya bahwa perang di Yaman telah memiliki efek militer di Socotra, bentrokan untuk kontrol politik, dan konflik di daratan telah merusak tata kelola lingkungan dan memperburuk tekanan pada keanekaragaman hayati yang unik.

Sekitar dua minggu lalu, sebuah kapal kargo militer milik pendudukan Uni Emirat Arab (UEA), dilaporkan telah tiba di pelabuhan Hulav di kepulauan Socotra yang diduduki.

Sumber mengatakan bahwa kargo baru membawa peralatan militer dan lainnya yang terkait dengan peralatan komunikasi dan pengawasan. Kargo diturunkan di pelabuhan dan dipindahkan langsung ke pangkalan militer Emirat di dekat Bandara Socotra di Hadibo. (ARN)

Sumber: Al-Masirah

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: