Amerika

Video: Biden Kembali Terpeleset Lidah, Kherson Disebut Fallujah

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden AS Joe Biden sekali lagi terpeleset lidah dengan salah menyebut wilayah Ukraina dengan wilayah misi militer negaranya di Irak. Mengomentari berita bahwa Moskow menarik pasukan dari kota Kherson, dia salah menyebut kota itu Fallujah.

Kekeliruan itu terjadi selama konferensi pers pada hari Rabu, ketika Biden menjelaskan bagaimana Washington menanggapi pengumuman Moskow bahwa mereka memindahkan pasukan dari tepi kanan Sungai Dnieper, di mana ibu kota regional Kherson berada. Fallujah, sementara itu, adalah lokasi pertempuran sengit pada tahun 2004 selama perang AS di Irak.

BACA JUGA:

Video: Biden Kembali Terpeleset Lidah, Kherson Disebut Fallujah

Joe Biden

Rusia memasukkan bekas wilayah Ukraina bulan lalu, setelah penduduknya memberikan suara dalam referendum untuk mendukung langkah tersebut.

Pihak berwenang regional telah mendesak warga Kherson untuk pergi, dengan alasan ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Ukraina. Pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa mereka menarik pasukan dan mengambil posisi defensif di tepi kiri Dnieper, dengan mengatakan langkah itu diperlukan untuk menyelamatkan nyawa tentara dan berkumpul kembali untuk bertindak di tempat lain.

Setelah mengoreksi dirinya sendiri dan mengklarifikasi bahwa dia merujuk pada Kherson dan bukan Fallujah, seperti yang dia katakan pada awalnya, Biden menilai bahwa Rusia akan “menjilat luka mereka, memutuskan tentang apakah yang akan mereka lakukan selama musim dingin, dan memutuskan apakah mereka akan berkompromi atau tidak.”

Pekan lalu, Biden salah sebut Ukraina dengan Irak dalam pernyataan yang dibuat di Florida, dimana ia menyalahkan konflik yang terjadi disana atas lonjakan inflasi global.

“Maksud saya, maaf, perang di Ukraina,” katanya mengoreksi dirinya sendiri saat itu.

Dalam pidato kenegaraannya pada bulan Maret, Biden juga salah menyebut orang-orang Ukraina sebagai “Iran” saat dia menjanjikan dukungan pemerintahnya kepada mereka. (ARN)

Sumber: MNA

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: