arrahmahnews

Wamenhan Ukraina Sesumbar akan Kuasai Krimea Akhir Tahun

Ukraina, ARRAHMAHNEWS.COM Ukraina dapat merebut wilayah Krimea Rusia pada akhir tahun ini, kata wakil menteri pertahanan Kiev, Vladimir Gavrilov. Dalam sebuah wawancara dengan Sky News pada hari Sabtu. Gavrilov menyatakan bahwa apa yang dikenal sebagai ‘angsa hitam’ atau peristiwa yang tiba-tiba dan tidak terduga, dapat membawa kemenangan.

“Saya pikir Rusia bisa menghadapi angsa hitam di negara mereka, di dalam Rusia, dan ini dapat berkontribusi pada kesuksesan [kami] dengan Krimea,” katanya, seraya menambahkan bahwa “juga ada opsi militer dengan semacam kombinasi kekuatan, sumber daya, dan lainnya”.

BACA JUGA:

“Kita bisa masuk ke Krimea, misalnya, pada akhir Desember. Mungkin? Mungkin. Tidak menutup kemungkinan bisa begitu,” tambah Gavrilov.

Wamenhan Ukraina Sesumbar akan Kuasai Krimea Akhir Tahun

Wamenhan Ukraina, dan Tentara Kiev

Ketika ditanya jenis peristiwa angsa hitam apa yang bisa terjadi dalam beberapa bulan mendatang, Gavrilov membuat spekulasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bisa “menghilang, misalnya, karena alasan tertentu, fisik dan politik,” atau bisa jadi publik Rusia menjadi “kecewa” dengan situasi di medan perang.

Mengekspresikan optimisme tentang peluang Ukraina, Gavrilov menyatakan: “Perasaan saya adalah bahwa pada akhir musim semi perang ini akan berakhir.”

Krimea memisahkan diri dari Ukraina dan memilih untuk bergabung dengan Rusia tak lama setelah kudeta 2014 di Kiev. Pada bulan Juli, Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan bahwa penolakan “oleh Ukraina atau negara NATO manapun” untuk menganggap Krimea sebagai bagian dari Rusia akan dianggap sebagai ancaman.

Pada awal Oktober, Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, serta bekas Wilayah Zaporozhye dan Kherson di Ukraina, secara resmi menjadi bagian dari Rusia setelah referendum yang membuat mayoritas penduduk lokal memilih mendukung aksesi.

Pekan lalu, pasukan Rusia menarik diri dari Kherson, di tengah kekhawatiran bahwa pasukan Ukraina dapat menghancurkan bendungan pembangkit listrik tenaga air di dekatnya, sehingga memicu banjir yang dapat menyebabkan kematian tentara dan warga sipil.

Putin mengatakan pada akhir September bahwa Moskow akan mempertahankan wilayah baru “dengan kekuatan penuh dan segala cara yang kami miliki.” (ARN)

Sumber: RT

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: