arrahmahnews

Ali Khamanei Ungkap Niat Jahat Zionis di Asia

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengatakan bahwa perhatian khusus Barat pada Asia Barat, terutama Iran, di latarbelakangi niat jahat mereka untuk merampas kekayaan di Kawasan yang merupakan pusat utama minyak, energi dan sumber daya alam itu. Untuk itulah Rezim Zionis didirikan.

“Kolonialisme Barat yang mulanya diwakili oleh Eropa kemudian Amerika, memberikan perhatian khusus pada kawasan kita karena kawasan Asia Barat merupakan pusat utama minyak, energi dan sumber daya alam, serta persimpangan antara Timur dan Barat,” ungkapnya dalam pertemuan dengan sukarelawan dalam pekan Basij.

BACA JUGA:

“Itulah sebabnya rezim Zionis palsu dan perampas didirikan di kawasan ini, sehingga Barat dapat memiliki basis di kawasan Asia Barat untuk menjarah sumber daya dan menciptakan perang dan perpecahan,” katanya.

Ali Khamanei Ungkap Niat Jahat Zionis di Asia

Ayatullah Ali Khamanei

“Sementara itu, titik paling penting dan sensitif di kawasan strategis Asia Barat adalah Iran,” ungkap Pemimpin Iran tersebut.

“Oleh karena itu, pada awalnya Inggris dan kemudian Amerika melakukan investasi khusus, terutama untuk meningkatkan tentara bayaran di Iran, agar memiliki dominasi penuh,” tambah Ayatollah Khamenei.

Pecahnya Revolusi Islam “pada titik fokus pemerintahan kolonial Barat di Asia Barat” di Iran pada tahun 1979 “tiba-tiba merusak tidur para penjajah dan memberikan pukulan fatal, memusingkan dan mengejutkan terhadap kebijakan kolonial mereka”, kata sang Pemimpin .

Revolusi Islam, katanya, menjadi benteng yang kuat melawan kehadiran Amerika dan Barat di kawasan dan menciptakan identitas baru.

“Revolusi Islam mengubah identitas ketergantungan negara menjadi identitas kemerdekaan dan kekuatan dan semangat berdiri di atas kaki sendiri dan berbicara dari posisi berkuasa dan tidak membayar tebusan (upeti). Pemikiran ini tentu saja tidak terbatas pada Iran dan berdampak di kawasan ini.”

Ayatollah Khamenei kemudian menyentuh plot Amerika melawan Republik Islam, yang dimulai dengan menargetkan sekutu Iran.

BACA JUGA:

“Rencana mereka adalah untuk menggulingkan enam negara Irak, Suriah, Lebanon, Libya, Sudan, dan Somalia, sehingga pada akhirnya kedalaman pengaruh dan perluasan strategis Iran di kawasan itu akan hancur, dan dengan melemahkan negara, hingga Republik Islam Iran sendiri akhirnya akan digulingkan.

“Tetapi pemikiran dan perluasan revolusi Islam di Irak, Suriah dan Lebanon menjadi efektif dan pekerjaan besar dan penting telah dilakukan, yaitu kekalahan Amerika di tiga negara ini,” kata Ayatullah.

Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa pasukan sukarelawan Basij adalah salah satu inisiatif terbaik dari pendiri Revolusi Islam, Imam Khomeini, yang menggambarkan kelompok itu sebagai sekolah cinta dan spiritualitas.

“Basij harus hadir di semua bidang dan peristiwa. Ini bukan kekuatan militer semata, itu adalah Badan untuk melayani rakyat tanpa pamrih. Pasukan Basij telah berhasil di bidang ilmiah, dan ilmuwan nuklir terkemuka kita adalah anggota pasukan ini, ”tambah Pemimpinnya.

Ayatollah Khamenei menggarisbawahi bahwa anggota pasukan Basij mengorbankan diri mereka untuk melayani rakyat, dan mereka telah memerangi pengacau, kehilangan nyawa, dan menderita luka-luka selama kerusuhan yang disponsori asing baru-baru ini.

Pemimpin itu kemudian meminta pejabat negara untuk mengawasi perkembangan yang sedang berlangsung, menekankan bahwa musuh mencoba untuk mendominasi pikiran dan mempengaruhi opini publik dunia melalui penyebaran kebohongan dan berita palsu. (ARN)

Sumber: PressTV

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: