arrahmahnews

China Kecam Kekejaman Israel atas Palestina

China, ARRAHMAHNEWS.COM Perwakilan tetap China untuk PBB menekankan bahwa kekuatan pendudukan harus secara efektif memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional untuk menjamin keamanan rakyat di wilayah Palestina yang diduduki.

“China sangat prihatin dengan terus memburuknya situasi keamanan di wilayah pendudukan Palestina. Menurut statistik PBB, 2022 adalah tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak 2005. China mengutuk semua serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil, menyesalkan pelanggaran berat terhadap anak-anak, menentang penggunaan kekuatan berlebihan oleh pasukan keamanan, dan menyerukan penyelidikan atas kasus kekerasan dan untuk pertanggungjawaban tersebut,” kata Zhang Jun, Perwakilan Tetap Republik Rakyat Tiongkok untuk PBB.

BACA JUGA:

“Peningkatkan situasi kemanusiaan dan ekonomi Palestina sangat dibutuhkan,” tambahnya.

“Dibawah blokade 15 tahun rezim Zionis, Gaza menderita infrastruktur yang buruk, listrik dan kekurangan energi dan kurangnya sumber daya medis, menyebabkan lebih dari 2 juta orang dalam situasi yang mengerikan. Di Tepi Barat, area tanah yang luas telah ditetapkan oleh Israel sebagai area pelatihan militer atau untuk tujuan lain, yang secara efektif menutupnya untuk konstruksi, aktivitas ekonomi, dan pembangunan bagi warga Palestina,” katanya.

China Kecam Kekejaman Israel atas Palestina

Warga Palestina

“Kami menyerukan Israel untuk melonggarkan pembatasan pergerakan orang dan kemanusiaan, bahan rekonstruksi masuk dan keluar dari Jalur Gaza, untuk mencabut blokade di Gaza sesegera mungkin, dan untuk secara efektif menciptakan kondisi bagi pembangunan masyarakat Palestina di Tepi Barat,” kata Zhang, sebagaimana dilaporkan People’s Daily Online.

“Komunitas internasional harus membantu Palestina melalui berbagai saluran untuk membantu Palestina meringankan krisis keuangan mereka, memastikan layanan publik, mengembangkan ekonomi dan meningkatkan kehidupan masyarakat,” katanya. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: