arrahmahnews

Gangguan Kesehatan Mental Meningkat di Kalangan Pemuda Inggris

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM Masalah kesehatan mental meningkat di antara anak-anak dan remaja di Inggris. Sebuah laporan NHS Digital baru menunjukkan hal ini, memprediksi peningkatan tajam gangguan mental di antara anak usia 17 hingga 19 tahun pada tahun 2022.

Diterbitkan pada hari Selasa, laporan tersebut menemukan bahwa satu dari empat pemuda Inggris sekarang mengalami masalah, termasuk masalah emosional atau perilaku. Pada 2021 tercatat satu dari enam remaja yang mengalaminya. Survei tersebut mengambil sampel sekitar 2.866 anak-anak dan remaja yang berusia antara tujuh dan 24.

BACA JUGA:

Di antara mereka yang berusia tujuh hingga 10 tahun, prevalensi gangguan mental potensial hampir dua kali lebih tinggi pada anak laki-laki, 19,7% dibandingkan 10,5% pada anak perempuan. Di antara kelompok usia 17 hingga 24 tahun yang lebih tua, prevalensinya jauh lebih tinggi pada wanita muda yaitu 31,2% dibandingkan dengan hanya 13,3% pada pria muda.

Gangguan Kesehatan Mental Meningkat di Kalangan Pemuda Inggris

Ilustrasi

Remaja dari kedua jenis kelamin menunjukkan hasil yang sama, dengan angka berkisar sekitar 20%.

Peneliti mengaitkan peningkatan masalah kesehatan mental dengan dampak pandemi Covid-19. Rekan penulis survei Dr Tamsin Newlove-Delgado, seorang dosen senior di University of Exeter, mengatakan pandemi “telah cukup mengejutkan sistem dalam hal dampak pada pendidikan, keluarga, kehidupan rumah tangga, dan sosialisasi kaum muda.”

Biaya hidup yang terus meningkat dan “ketidakpastian global yang lebih luas” juga berdampak pada kesehatan mental kaum muda, catat Newlove-Delgado, menambahkan bahwa anak usia 17 hingga 19 tahun sedang mengalami “masa perubahan yang cukup menegangkan.

Peneliti juga menarik hubungan antara masalah sosial dan ekonomi dan kesehatan mental.

“Ada hubungan yang kuat antara kesehatan yang buruk, baik fisik maupun mental, atas ketidakamanan perumahan, ketidakamanan finansial [dan], sayangnya akhir-akhir ini, ketidakamanan pangan dan pemanas, dan kami tentu melihat penampang silang itu di sini,” lapor rekan penulis Tamsin Ford , kata seorang profesor di University of Cambridge.

BACA JUGA:

Badan amal Inggris dengan cepat berbicara tentang temuan NHS, mendesak pemerintah Inggris untuk bertindak sebelum terlambat. London memiliki resiko “kegagalan seluruh generasi kecuali jika memprioritaskan investasi dalam layanan kesehatan mental kaum muda,” kata badan amal kesehatan mental Mind.

“Kaum muda dan keluarganya tidak dapat lagi dikesampingkan oleh pemerintah, yang perlu memprioritaskan krisis kesehatan mental remaja sebagai masalah darurat nasional,” kata CEO interim Mind Sophie Corlett. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: