Amerika

Al Mashat: Makin Kurang Ajar Musuh, Makin Gigih Yaman Membela Diri

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mahdi al-Mashat, menekankan bahwa keputusan untuk melindungi kekayaan Yaman tidak mengancam navigasi internasional. Namun, ancaman sebenarnya adalah koalisi yang terus melakukan agresi terhadap Yaman dan menjarah kekayaan rakyat Yaman. Ia menegaskan bahwa “kekurangajaran Amerika meningkatkan kegigihan kami untuk melanjutkan jalan pembebasan dan kemerdekaan.”

Al-Mashat, yang berbicara pada peringatan 55 tahun kemerdekaan Yaman pada hari Selasa, menyampaikan “selamat dan doa keberkahan” kepada pemimpin gerakan Ansarullah Yaman Sayed Abdul Malik Badreddine al-Houthi dan rakyat Yaman.

BACA JUGA:

Dalam pidatonya, Presiden al-Mashat berkata, “Pelajaran tanggal 30 November bukan lagi sekadar pelajaran sejarah. Ini adalah penjajah yang sama kemarin, dengan aliansi lebih luas dan lebih buruk yang datang ke sini sebagai penyerang dengan harapan mengembalikan kejayaannya untuk menjajah negara ini.”

Al Mashat: Makin Kurang Ajar Musuh, Makin Gigih Yaman Membela Diri

Mahdi al-Mashat

Pemimpin Yaman menekankan bahwa hari Kemerdekaan adalah kenangan yang mulia dan abadi bagi semua rakyat Yaman dan hari yang pahit bagi tentara bayaran serta pengkhianat karena ini membedakan antara patriot kemerdekaan dan tentara bayaran yang pengkhianat.

“Sangat disayangkan bahwa kesempatan ini bertepatan dengan kita melihat Amerika bergerak di antara provinsi-provinsi yang diduduki dan mengelola provinsi-provinsi tersebut di bawah pendudukan,” tambahnya.

Al-Mashat menjelaskan bahwa penjajah saat ini lebih kurang ajar karena mereka seenaknya mencampuri urusan negara lain, untuk mengecam secara sinis, pemilik negara, di setiap dewan, karena negara itu mencegah mereka menjarah kekayaannya.

Presiden al-Mashat menegaskan kembali posisi tegas untuk melindungi kemampuan rakyat dan mencegah kekayaan minyak dan gas mereka dijarah, karena itu adalah tindakan konstitusional yang benar dan perilaku yang logis dan sah. Kemudian Al-Mashat menyoroti bahwa melindungi kekayaan tidak berarti mengancam navigasi internasional sebagaimana digaungkan pihak aggressor. Jadi, yang mengancam navigasi internasional adalah orang yang terus melakukan agresi dan blokade serta menjarah kekayaan rakyat Yaman. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: