arrahmahnews

Tersebar Poster Munajat Akbar, Ada Foto Surya Paloh, HRS dan HBS Serta Logo HTI-FPI

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMBeredar luas di media sosial poster bertuliskan ‘Munajat Akbar Restorasi Umat Islam, Munajat untuk Anies Baswedan, Islamkan Indonesia’, yang diadakan di Pekanbaru, Riau tanggal 4 Desember 2022, dalam poster itu terdapat logo ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan ormas Front Pembela Islam (FPI), dan dibawah poster dicantumkan akun Instagram @official_nasdem dan @relawan.abw.

Diketahui poster itu berisi kolase foto Anies Baswedan, Surya Paloh bersama Habib Rizieq Shihab, Habib Bahar Smith dan kawan-kawan.

BACA JUGA:

Penyebaran poster ini sangat masif dan anehnya kenapa poster ini muncul saat mendekati tahun politik? Meskipun NasDem menolak hal. tersebut tapi yang jelas bahwa ada kelompok-kelompok yang mengkampanyekan politik identitas.

Tersebar Poster Munajat Akbar, Ada Foto Surya Paloh, HRS dan HBS Serta Logo HTI-FPI

Selebaran munajat akbar di Riau

“Merespons poster yang mengatasnamakan Partai Nasdem dengan tajuk ‘Restorasi Umat Islam Munajat untuk Anies Baswedan Menuju Negara Islam,’ kami menyatakan penyesalan dan rasa sayangnya,” kata Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Willy Aditya, Jumat (2/12/2022).

“Penyesalan karena praktik yang tidak mencerdaskan ini masih saja terus dilakukan. Menyayangkan karena lagu lama semacam itu masih saja terus didendangkan,” Willy menambahkan.

Willy menegaskan Partai Nasional Demokrat tidak terlibat dalam acara sebagaimana yang tercantum dalam poster yang beredar.

“Partai Nasdem tidak pernah terlibat dalam aktivitas dan acara sebagaimana yang dihasutkan di dalam poster undangan tersebut,” kata dia.

Partai Nasional Demokrat, kata dia, juga tidak pernah memberikan persetujuan dan kesepakatan untuk pencantuman logo dan foto pimpinan Partai Nasional Demokrat dalam poster.

BACA JUGA:

Willy menyebut partainya dalam berjuang selalu mengedepankan semangat kebangsaan dan tidak pernah mentolerir dan berada di dalam aktivitas yang bertentangan dengan asas negara dan semangat perjuangan 1945.

“Partai Nasdem tidak memberi tempat bagi setiap perilaku yang bertentangan dengan asas dan nilai-nilai yang diperjuangkan Partai Nasdem,” katanya.

Willy meminta semua pihak untuk menghentikan praktik-praktik propaganda yang didasari politik kebencian hingga hoaks. Dia menyebut praktik seperti itu sebagai praktik yang membodohi anak bangsa. (ARN)

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: