Analisa

Ini 3 Opsi Rusia Tanggapi Pembatasan Harga Minyak Barat

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Awal pekan ini, Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, memperingatkan bahwa penerapan batasan harga minyak Rusia hanya dapat menyebabkan penurunan investasi global di industri tersebut, yang pada gilirannya akan menyebabkan kenaikan harga.

Sebuah surat kabar Rusia melaporkan Moskow sedang mempertimbangkan tiga opsi yang mungkin untuk menanggapi penerapan batas harga minyak Rusia oleh UE dan G7.

BACA JUGA:

Outlet berita tersebut mengutip beberapa sumber tanpa nama yang dekat dengan pemerintah yang mengatakan bahwa skenario pertama menetapkan larangan besar-besaran atas penjualan minyak mentah Rusia ke negara-negara tersebut, termasuk anggota G7, yang mendukung batas harga, bahkan jika mereka membeli minyak dari Rusia melalui perantara atau rantai mereka.

Ini 3 Opsi Rusia Tanggapi Pembatasan Harga Minyak Barat

Kilang Minyak

Opsi kedua menurut orang dalam yang dikutip Sputnik, akan memungkinkan larangan ekspor minyak di bawah kontrak yang mencakup klausul terkait harga, terlepas dari negara mana yang bertindak sebagai penerima.

Mereka menambahkan bahwa di bawah skenario ketiga, ukuran yang berkaitan dengan “harga indikatif” mungkin diberlakukan. Harga ini menentukan diskon maksimum minyak Ural Rusia sehubungan dengan minyak mentah Brent, dan kesepakatan potensial tidak akan disetujui jika diskon dinaikkan.

Sumber tersebut mengklaim tanpa merinci bahwa “opsi alternatif lain atau kombinasinya” juga ada di atas meja.

Ini terjadi setelah Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk menetapkan batas harga minyak Rusia sebesar 60 dolar per barel, yang mulai berlaku pada hari Senin.

Batas tersebut akan ditinjau setiap dua bulan untuk tetap pada 5% di bawah tolok ukur International Energy Agency. Negara-negara G7 dan Australia juga sepakat pada hari yang sama untuk menetapkan batas atas harga 60 dolar bagi minyak dari Rusia.

BACA JUGA:

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menggarisbawahi bahwa biaya minyak Rusia setelah pengenalan batas harga oleh Barat akan berubah.

“[Harga] akan berubah. Satu hal yang jelas dan tidak dapat disangkal: penerapan keputusan ini merupakan langkah menuju destabilisasi pasar energi global,” kata Peskov kepada wartawan ketika ditanya apakah Eropa dan dunia harus bersiap menghadapi harga yang lebih tinggi, seperti yang berusaha diyakinkan AS kepada sekutu-sekutunya bahwa tidak ada yang akan berubah.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak, menegaskan bahwa minyak Rusia telah dan akan masih diminati, sementara rantai logistik akan berubah.

“Minyak Rusia diminati di pasar global; minyak akan menemukan pembelinya. Rusia adalah pemasok minyak terbesar dunia ke pasar energi global… Minyak Rusia selalu diminati dan akan diminati. Ya, mekanisme logistik dan rantai akan berubah sekarang. Namun demikian, kami tidak melihat adanya tragedi dalam hal ini,” ujar Novak menekankan. (ARN)

Sumber: Sputniknews

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: