arrahmahnews

Jerman Tangkap 25 Orang terkait Upaya Kudeta

Jerman, ARRAHMAHNEWS.COM Pihak berwenang Jerman menahan 25 orang, termasuk mantan personel polisi dan  militer, atas tuduhan ingin mengambil alih kekuasaan.

Menurut media Jerman, SWAT telah melakukan lebih dari 130 pencarian, dan total 25 penangkapan telah dilakukan di Jerman dan beberapa negara tetangga dalam salah satu operasi kontra-teroris terbesar dalam sejarah negara itu.

BACA JUGA:

Laporan mengklaim mereka yang ditangkap termasuk mantan anggota militer dan kepolisian, serta warga negara Rusia. Mereka dicurigai bersekongkol untuk menggulingkan pemerintahan saat ini di Berlin dengan paksa, dan mengembalikan rezim yang meniru Reich Jerman tahun 1871.

Jerman Tangkap 25 Orang terkait Upaya Kudeta

Jerman Police

Penggerebekan pada dini hari Rabu melibatkan sekitar 3.000 petugas polisi Jerman yang menyerbu apartemen di 11 wilayah negara itu.

Anggota kelompok dikatakan sebagai penganut ideologi QAnon, yang percaya bahwa Jerman saat ini dikendalikan oleh ‘deep state.

Setelah memulai persiapan kudeta pada November 2021, para tersangka membentuk ‘sayap militer’, dan secara aktif berusaha merekrut personel militer yang saat ini bertugas di Bundeswehr.

Selain menyerbu parlemen negara itu, Bundestag, dan menyandera anggota parlemen, para tersangka juga diduga bermaksud menargetkan infrastruktur energi Jerman dengan harapan dapat memicu bentrokan seperti perang saudara.

Para konspirator juga dilaporkan membentuk kabinet bayangan, berencana menempatkan seorang bangsawan dari Frankfurt, Prinz Heinrich XIII, sebagai pemimpin untuk periode sementara setelah kudeta.

Media ZDF melaporkan bahwa Birgit Malsack-Winkemann, mantan anggota parlemen untuk partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman, termasuk di antara mereka yang ditangkap dan propertinya juga digeledah

BACA JUGA:

Di antara para tersangka adalah warga negara Rusia yang diidentifikasi sebagai Vitalia B. Dia diduga membantu calon penguasa untuk menjalin kontak dengan Rusia, meskipun tampaknya tidak banyak berhasil. Seperti yang dicatat oleh kantor kejaksaan federal Jerman, “Menurut penyelidikan [yang dilakukan] sejauh ini, tidak ada petunjuk [yang menunjukkan] bahwa mitra kontak mereka bereaksi positif terhadap permintaan mereka.”

Sementara itu, kedutaan Rusia di Berlin mengatakan kepada media bahwa otoritas Jerman belum memberi tahu bahwa seorang warga negara Rusia telah ditahan. Para diplomat menambahkan bahwa mereka akan mengirimkan penyelidikan ke kantor kejaksaan Jerman, dengan mengatakan bahwa mereka siap memberikan semua bantuan yang diperlukan kepada wanita tersebut.

Mengomentari penggerebekan itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa pejabat di Moskow telah mengetahui situasi tersebut dari media, menggambarkannya sebagai “masalah internal” Jerman. (ARN)

Sumber: RT

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: