Amerika

Amazon Pecat 18 Ribu Karyawan Ditengah Kekhawatiran Ekonomi AS

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Amazon memberhentikan lebih dari 18.000 pekerja, sekitar 6 persen dari tenaga kerjanya, ditengah kekhawatiran tentang ekonomi AS yang terus berlanjut dan kekhawatiran akan meningkatnya perlambatan ekonomi global.

“Peninjauan tahun ini lebih sulit mengingat ekonomi yang tidak menentu dan kami telah dengan cepat merekrut (pekerja) selama beberapa tahun terakhir,” kata kepala eksekutif Andy Jassy dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

BACA JUGA:

“Di antara pengurangan yang kami lakukan pada bulan November dan yang kami umumkan hari ini, kami berencana untuk menghilangkan lebih dari 18.000 peran. Beberapa tim terkena dampaknya; namun, sebagian besar penghapusan peran ada di Toko Amazon dan organisasi PXT kami.”

Amazon Pecat 18 Ribu Karyawan Ditengah Kekhawatiran Ekonomi AS

Amazon

Pada bulan November, Amazon yang berbasis di Seattle memangkas pekerjaan di seluruh bisnis perangkat dan bukunya.

Setelah meningkatkan perekrutan selama peningkatan digital pada puncak pandemi COVID-19, permintaan telah melambat karena kenaikan suku bunga dan kekhawatiran resesi meningkat, yang menyebabkan “aksi jual” di sektor teknologi ini pada tahun lalu, dan musim pendapatan yang mengecewakan.

Hasil kuartal ketiga Amazon di bulan Oktober meleset dari perkiraan analis. Laba bersihnya turun sekitar 9,4 persen menjadi 2,87 miliar dolar pada kuartal ketiga, dari 3,16 miliar dolar yang dibukukan pada periode yang sama tahun 2021.

Harga saham Amazon turun sekitar 51 persen tahun lalu, terbesar sejak tahun 2000, dan turun lebih dari 48 persen selama dua belas bulan terakhir.

Nilai pasar perusahaan anjlok menjadi sekitar 869 miliar dollar pada penutupan perdagangan pada hari Rabu, dari 1,7 triliun pada awal tahun 2022. (ARN)

Sumber: Al-Ahednews

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: