Amerika

Iran: Serangan ke Pangkalan AS Itu Hanya Permulaan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Mayor Jenderal Mohammad Hossein Bagheri, kepala staf Angkatan Bersenjata Iran, menggarisbawahi bahwa tujuan Iran untuk mengusir pasukan AS dari kawasan itu akan terus berlanjut hingga tercapai.

Bagheri menegaskan hal ini pada peringatan ketiga serangan rudal Iran di Ain Al-Assad, pangkalan pendudukan AS terbesar di Irak, yang terjadi beberapa hari setelah kesyahidan Jenderal Qassem Soleimani oleh AS. Serangan rudal Iran itu diberi nama Operasi Martir Soleimani.

BACA JUGA:

Menurut mayor jenderal tersebut, tindakan “teroris” yang membunuh Soleimani dan rekan-rekannya “mengejutkan bangsa Iran, negara-negara Islam, dan negara-negara lain di dunia bahwa bagaimana sebuah pemerintah dapat menargetkan tamu pemerintah Irak dalam serangan drone yang melanggar semua aturan hukum, politik dan internasional.”

Iran: Serangan ke Pangkalan AS Itu Hanya Permulaan

Operasi Militer Soleimani

Bagheri melanjutkan bahwa “jelas bahwa dalam situasi seperti itu, menanggapi aksi teroris Amerika menjadi tuntutan pertama bangsa Iran dan bahkan negara pencari keadilan.”

“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran juga menyadari tuntuan yang sah ini dan bersiap untuk menyerang dan menghancurkan Pangkalan Ain Al-Assad AS di Irak, yang dikenal sebagai salah satu pangkalan perencanaan pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani,” kata kepala pasukan staf Angkatan Bersenjata Iran itu menjelaskan.

“Oleh karena itu, pada pagi hari tanggal 8 Januari, Angkatan Udara Korps Pengawal Revolusi Islam menghancurkan pusat di mana pembunuhan telah dirancang dan dilaksanakan setelah menembakkan 13 rudal balistik,” kenang jenderal besar Iran itu.

BACA JUGA:

Bagheri menunjukkan bahwa Operasi Martir Soleimani adalah langkah dan tindakan pembalasan pertama yang mampu meruntuhkan hegemoni AS di kawasan dan dunia dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya selama 70 tahun terakhir.

Namun, Bagheri memperingatkan bahwa operasi tersebut hanyalah awal dari strategi Iran dan Poros Perlawanan untuk mengusir pasukan AS dari kawasan tersebut, menekankan bahwa tujuan ini akan dikejar hingga tercapai.

Mayor Jenderal Iran itu menekankan bahwa Iran dan Front Perlawanan masih berhak untuk membalas dendam terhadap para pelaku pembunuhan Martir Jenderal Qassem Soleimani, menambahkan bahwa kasus ini “akan tetap terbuka sampai para teroris dihukum.” (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: