arrahmahnews

Kiai ‘Mesum’ Jember Intoleran Suka Fitnah, dan Anti NU-Pemerintah

Jember, ARRAHMAHNEWS.COMMuhammad Fahim Mawardi (MFM), pengasuh Pondok Pesantren Al Djaliel 2 di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan melaporkan balik beberapa orang termasuk istrinya, Himmatul Aliyah (HA), ke polisi terkait tuduhan pencabulan terhadap santriwati.

MFM yang menjadi kiai pondok, dilaporkan istrinya sendiri HA karena diduga melakukan perselingkuhn dan perbuatan mesum dengan santrinya sendiri di ruangan khusus.

BACA JUGA:

Setelah wartawan Arrahmahnews.com telusuri ternyata MFM adalah pemilik akun YouTube Benteng Aqidah, dilihat dari video-video di akunnya sangat kentara sekali kalau MFM suka menyerang ulama-ulama NU, tokoh-tokoh Moderat seperti Habib Husin Jakfar, KH Aqil Siradj, Islah Bahrawi dan bahkan dia anti pemerintah.

Kiai 'Mesum' Jember Intoleran Suka Fitnah, dan Anti NU-Pemerintah

Screen Shot Akun YouTube Gus Fuad Chanel

Selain mengasuh pesantren, ia juga aktif berdakwah lewat media sosial YouTube. Dalam isi YouTubenya, Fahim Mawardi sering mengomentari aliran Islam nusantara yang dicetuskan oleh Nahdlatul Ulama (NU).

Selain itu, ia juga pernah menyindir Deddy Corbuzier kala menjadi mualaf. Ia memiliki akun YouTube Benteng Akidah yang telah memiliki 410.000 subscriber.

Sudah lama orang ini hobi menyerang dan menghina para Ulama NU dan bahkan suka mengadu-domba warga NU, bahkan tidak jarang ia juga kerap memfitnah dengan alasan menjaga ukhuwah.

Sementara lewat sebuah akun YouTube miliknya bernama Benteng Aqidah, MFM menantang bila sampai bisa menunjukkan bukti video perbuatan mesum, ia akan jalan jongkok dari Jember ke Jakarta.

“Kalau nama saya yang dicemarkan itu tidak jadi soal, tapi kalau sudah namanya pondok, pesantren, namanya kiai juga kena, nah itu parah bagi kami dan kami tidak bisa diam, kami akan melakukan tuntutan pencemaran nama baik dan akan menuntut perlakuan tidak menyenangkan,” kata MFM melalui akun YouTubenya, Benteng Aqidah, dikutip Minggu 8 Januari 2023.

BACA JUGA:

Kepada sejumlah wartawan, MFM menegaskan, HA selaku pelapor tidak lagi berstatus sebagai istrinya. Sebab, beberapa waktu lalu, ia sudah menalak HA.

MFM juga mengatakan, tidak akan pernah rujuk kembali karena sudah tidak direstui oleh ibunya.

Sementara terkait laporan polisi yang dibuat mantan istrinya itu, MFM menilai sebagai upaya mencemarkan nama baik kiai dan pesantren.

Lebih jauh MFM menjelaskan, dirinya juga akan berjuang menjaga nama baik pondok dan kiai.

HA, seorang istri kiai di Kabupaten Jember mengaku sudah tidak tahan dengan perbuatan suaminya, yang diduga melakukan perbuatan mesum dengan santrinya. Hingga akhirnya, HA memilih melaporkan suaminya ke pihak kepolisian, Polres Jember.

Dugaan HA semakin menguat saat dirinya, mengaku mendapatkan rekaman suaminya yang sengaja merekam aksi mesum bersama santrinya.

“Saya sempat melihat dan mendengar rekaman saat suami saya berbuat,” kata HA saat ditemui sejumlah wartawan bersama pihak kepolisian, Kamis sore, 6 Januari 2022.

Kiai MFM membantah sejumlah tuduhan yang dilayangkan istrinya. Bahkan MFM menyebut ada pihak yang sengaja menjerumuskan dirinya.

Namun, HA, istri pengasuh pesantren syariah di Kecamatan Ajung tersebut menanggapi santai tuduhan fitnah yang dilontarkan suaminya.

Sebab, ia sempat melihat dan mendengar rekaman saat suaminya berbuat cabul.

Kepada sejumlah wartawan, HA mengatakan, dirinya sudah curiga saat suaminya lebih sering tidur di ruang studio yang berada di lantai 2 pondok pesantren.

BACA JUGA:

Suatu malam, HA mendengar ada orang masuk ke ruang khusus itu.

Tak lama kemudian, terdengar suara orang beberapa kali menggedor pintu ruang studio itu.

Keesokan harinya, salah seorang santri putri berinisial SN tiba-tiba menangis histeris.

Belakangan diketahui santri itu menangis karena cemburu melihat suami HA memasukkan seorang ustadzah berinisial AN ke dalam ruang studio tengah malam.

Pascakejadian itu, santri berinisial SN ternyata diantar pulang oleh terlapor tanpa pamit ke HA selaku pengasuh santri putri.

Sejak hari itu, tiba-tiba terlapor masuk dan tidur di kamar bersama HA.

Untuk menjawab rasa penasarannya, HA mengecek HP suaminya.

HA kaget, terdapat rekaman suara saat suaminya sedang melakukan perbuatan mesum dengan ustadzah AN, tertanggal 25 November 2022.

Tak hanya itu, dugaan perbuatan cabul dengan santri juga ada di HP itu.

Sayangnya, saat HA hendak mengamankan file tersebut, HP suaminya tiba-tiba restart sendiri.

Sebelumnya, pengasuh pesantren syariah di Kecamatan Ajung berinisial MFM membantah telah melakukan perbuatan cabul, sebagaimana disampaikan istrinya dalam laporan polisi. (ARN)

Sumber: BerbagaiMedia

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: