arrahmahnews

Hujan Kritik soal Ukraina, Menteri Pertahanan Jerman Mundur

Jerman, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht, mengundurkan diri menyusul serangkaian beberapa kesalahan langkah dan berhari-hari spekulasi mengenai masa depannya.

Langkah tersebut dianggap sebagai pukulan bagi pemerintahan Kanselir Olaf Scholz karena mempertimbangkan keputusan penting untuk mempersenjatai Ukraina.

BACA JUGA:

Menurut pernyataan email pada hari Senin, Lambrecht meminta Scholz untuk membebaskannya dari posisinya di kabinet. Dia menyalahkan pemberitaan media yang intens tentang dirinya, sebagai gangguan untuk terus menjabat.

Hujan Kritik soal Ukraina, Menteri Pertahanan Jerman Mundur

Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht

Kepergian Lambrecht menjadi pukulan telak bagi Scholz. Dia telah memilih sesama Demokrat Sosial itu sebagai salah satu wakilnya ketika menjabat sebagai menteri keuangan dalam masa jabatan terakhir Angela Merkel dan telah mendukungnya dalam beberapa minggu terakhir bahkan ketika kritik meningkat.

Prosesnya berantakan. Laporan pengunduran dirinya yang tertunda muncul pada hari Jumat. Pemerintah menolak berkomentar, membiarkan ketidakpastian menggantung selama berhari-hari.

Pergolakan kabinet ini menandai kemunduran besar bagi koalisi yang berkuasa dan berisiko mengganggu keputusan penting bagi upaya internasional untuk menentang Kremlin.

Sementara itu, administrasi Scholz menghadapi tekanan meningkat untuk memasok tank tempur Leopard ke Ukraina setelah Polandia dan Finlandia mengatakan mereka ingin mengirim kendaraan tempur buatan Jerman.

Menyusul operasi militer Rusia di Ukraina, Jerman meninggalkan kebijakannya untuk tidak mengirim senjata mematikan ke zona pertempuran, tetapi setiap Langkah untuk itu menuai kontroversi.

Operasi militer telah mengungkap keadaan buruk angkatan bersenjata di ekonomi terbesar Eropa itu, dan pemerintah Scholz telah menciptakan dana khusus senilai 100 miliar Euro (108 miliar dolar) untuk mencoba memulihkan penurunan kekuatan militer Jerman. (ARN)

Sumber: Al-Ahednews

GoogleNews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: