Amerika

Dari China, Raisi Serukan Perlawanan terhadap Dominasi AS

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Iran Sayed Ebrahim Raesi mendesak negara-negara merdeka untuk menantang hegemoni AS di kawasan dan di seluruh dunia. Ia mengatakan bahwa perilaku mendominasi tidak hanya khusus untuk partai Demokrat atau Republik tetapi juga sifat kebijakan Amerika.

Presiden Raesi menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan sekelompok cendekiawan dan elit dari universitas China di Beijing pada hari Rabu (15/02).

Dari China, Raesi Serukan Perlawanan terhadap Dominasi AS

Ebrahim Raisi

BACA JUGA:

“Saat ini, situasi di dunia berkembang sedemikian rupa sehingga dengan menolak unilateralisme, tindakan seperti yang digunakan oleh Amerika dan sekutunya di kawasan dan dunia untuk mendominasi bangsa ditolak dan dikutuk dalam opini publik dunia,” ujarnya.

Menyambut hubungan antara Teheran dan Beijing, presiden mencatat, “Apa yang menyatukan kedua negara Iran dan China adalah sejarah peradaban, posisi bersama dalam menentang unilateralisme, kemerdekaan dan penolakan terhadap dominasi serta penaklukan.”

Raesi menyatakan bahwa hubungan negara-negara merdeka satu sama lain membawa dua pencapaian penting pertukaran kapasitas serta netralisasi ancaman dan sanksi.

Ia mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk menghadapi ancaman AS dan sekutunya adalah berdiri dan melawan.

“Selain menangkal bahaya, perlawanan akan mengubah ancaman menjadi peluang kemajuan, sedangkan mundur dari menghadapi ancaman hanya akan menghasilkan kegagalan,” tambahnya.

BACA JUGA:

Menanggapi pertanyaan salah satu peserta tentang peningkatan tekanan Washington terhadap Teheran selama kepresidenan Donald Trump, Raesi menekankan, “Perilaku mendominasi di Amerika tidak hanya spesifik untuk satu orang atau gerakan politik di negara ini.”

“Ini adalah inti dari kebijakan Amerika seperti yang telah kita saksikan implementasinya oleh para penguasa demokrat dan republik Amerika di berbagai belahan dunia dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya menggarisbawahi.

Raesi menggarisbawahi bahwa sistem dominasi telah menggunakan tindakan seperti Iranphobia dan Sinophobia, dan menekankan, “Tetapi dapat dipastikan bahwa masa depan dunia tidak akan menyaksikan unilateralisme, dan multilateralisme akan menyebar ke seluruh dunia”. (ARN)

Sumber: FNA

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLENEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: