arrahmahnews

Nasrallah ke Israel: Tiap Serangan ke Lebanon akan Segera Dibalas

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Insiden yang terjadi awal bulan ini di wilayah pendudukan Palestina Utara menyebabkan kebingungan bagi pendudukan Israel. Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayed Hassan Nasrallah mengatakannya pada hari Rabu (22/03).

Pasukan pendudukan Israel telah mengungkapkan bahwa mereka menduga Hizbullah berada di balik insiden keamanan di utara wilayah pendudukan, di mana diduga bahwa “seseorang menyusup ke perbatasan utara dan meledakkan alat peledak”.

BACA JUGA:

IOF menggambarkan sebuah “insiden keamanan berbahaya” di Palestina yang diduduki utara, dan mengindikasikan bahwa “masalah keamanan disebabkan oleh bom samping yang diledakkan di Route 65 di persimpangan Megiddo”.

Nasrallah ke Israel: Tiap Serangan ke Lebanon akan Segera Dibalas

Hassan Nasrallah

Dalam pidato yang disampaikan pada upacara peringatan almarhum pendiri dan ketua Yayasan Al-Qard Al-Hassan, Hussein Al-Shami, Sayed Nasrallah menjelaskan bahwa “diamnya Hizbullah terkait insiden tersebut adalah bagian dari strateginya dalam pertempuran melawan Israel”.

“Biarkan Israel menyelidiki insiden itu, dan ketika mereka mendapatkan hasil, temuan mereka akan dikembangkan,” kata Sayed Nasrallah, menjelaskan sikap diam perlawanan terhadap operasi tersebut dengan menegaskan bahwa Hizbullah tidak wajib mengomentari setiap insiden.

Berbicara kepada Menteri Keamanan Israel Yoav Gallant, Sayed Nasrallah berkata, “Lakukan apa pun yang anda inginkan, anda dapat mencoba yang tidak mungkin, dan ancaman anda tidak akan membuahkan hasil.”

“Israel benar dalam mengasumsikan bahwa Hizbullah berada di balik operasi tersebut karena mereka menganggap (Hizbullah) tidak takut berperang,” jelasnya.

BACA JUGA:

“Apa yang diancamkan musuh bisa menjadi alasan utama kehancurannya,” tegas pemimpin Hizbullah itu. “Perlawanan di Lebanon memegang teguh kata-katanya, dan setiap serangan Israel ke Lebanon, terlepas dari lokasi atau tokohnya, orang Lebanon atau asing, akan ditanggapi dengan tanggapan yang cepat dan tegas dari perlawanan, dan ini harus dipahami.”

“Melancarkan perang melawan Lebanon dapat menyebabkan perang regional habis-habisan, dan ini adalah sesuatu yang ditakuti Israel. Ancaman yang dibuat Israel mungkin menjadi hal yang mencegah entitas ini mencapai usia 80 tahun. “

“Masalah perbatasan maritim membuktikan bahwa musuh takut berperang dengan Lebanon, dan ancaman mereka bisa menjadi akar penyebab kematian mereka,” kata panglima Hizbullah itu. “Israel menderita hari ini dan entitas tidak pernah mengalami begitu banyak keputusasaan, frustrasi, dan kelemahan […] Pemerintah Israel adalah salah satu pemerintahan gila yang korup dan ekstremis.”

“Orang-orang bodoh di pemerintahan Israel mengungkapkan kebenaran tentang entitas itu yang coba disembunyikan oleh yang lain, dan ketika kepemimpinan musuh berada pada tingkat kebodohan ini, kita harus tahu bahwa akhir (mereka) sudah dekat,” katanya. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLENEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: