arrahmahnews

Sheikh Issa Qassim: Bahrain Takkan Abaikan Palestina

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Para pemimpin Poros Perlawanan di Lebanon, Palestina, Yaman, Irak, dan Bahrain dalam acara “Podium Al-Quds”, pada Kamis malam, menekankan bahwa pilihan konfrontasi dan pertempuran hingga pembebasan Palestina dari pendudukan Israel. Mereka menyerukan kepada umat Islam untuk memperingati Hari Quds Internasional.

Sheikh Issa Qassim: Orang-orang Bahrain tidak pernah mengabaikan Palestina meskipun saat krisis

Dalam konteks yang sama, otoritas agama Bahrain, Syekh Issa Qassim, menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa dan Masjidil Haram sudah mengakar di inti negara, dan semua mazhab Islam sepakat akan keagungannya.

BACA JUGA:

Sheikh Qassim berkata, “Orang-orang Bahrain menyadari bahwa perjuangan Palestina menyangkut semua umat Islam, dan mereka sangat menyadari bahwa mencapai kemenangan dalam perjuangan ini memerlukan belas kasihan bagi seluruh umat manusia, meskipun mereka terserap dalam krisis.”

Sheikh Issa Qassim: Bahrain Takkan Abaikan Palestina

Sheikh Issa Qassim

“Tidak ada krisis yang mampu menjauhkan rakyat Bahrain dari terlibat dalam apa pun yang menyangkut kepentingan Palestina dan apa pun yang berkaitan dengan kebenaran dan keadilan,” tegasnya.

Sheikh Qassim memberi hormat kepada pemuda yang melawan di Tepi Barat dan semua pejuang Perlawanan di seluruh Palestina.

Front Populer untuk Pembebasan Palestina: Kita Harus Tekankan Strategi Perlawanan

Sementara itu, Jamil Mezher, Wakil Sekretaris Jenderal Front Populer untuk Pembebasan Palestina, mengatakan, “Hari Al-Quds adalah kesempatan yang mewujudkan dan merangkul persatuan bangsa Arab dan Islam, orang-orang merdeka di dunia, serta solidaritas mereka dengan Al-Quds.”

Mezher berterima kasih kepada Republik Islam Iran atas upaya tanpa henti dan terus menerus dalam mendukung perjuangan Palestina secara militer, logistik, dan politik.

Mezher menambahkan bahwa Front Populer untuk Pembebasan Palestina percaya bahwa faktor kemenangan atas musuh Zionis telah menjadi lebih jelas karena “krisis eksistensial”, menekankan perlunya mengatasi masalah pemukiman, memperkuat keteguhan rakyat Palestina, mendukung pembinaan, mendukung lingkungan untuk Perlawanan di Tepi Barat, mengejar arah perjuangan, dan mengintensifkan perlawanan.

Mezher juga menekankan perlunya menekankan strategi Perlawanan dengan Tepi Barat sebagai titik awalnya, dan ini memerlukan upaya semua orang.

Dia juga menunjukkan bahwa “dukungan untuk Palestina memberi kami keyakinan bahwa Palestina akan dibebaskan dari laut hingga sungainya.” (ARN)

Sumber: AlMayadeen

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLENEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: