Amerika

China: Percuma Dialog dengan AS Jika Ada Sanksi

China, ARRAHMAHNEWS.COM – China mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk mempertahankan dialog dengan Amerika Serikat selama negara itu mengejar kebijakan yang sepenuhnya tidak jujur dan terus meningkatkan tekanan pada Beijing melalui sanksi.

“Di mana ketulusan dan keinginan untuk dialog, ketika pihak AS berbicara tentang perlunya mempertahankan kontak hanya untuk menggunakannya sebagai sarana untuk menekan China dan melumpuhkan negara kita,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada wartawan di Beijing, pada Hari Senin (22/05).

Pejabat China itu mendesak Washington untuk “segera mencabut sanksi” terhadap China.

“Penting untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan kondisi yang baik untuk dialog dan kontak,” jelas Mao, menambahkan bahwa Beijing (hanya) mempertahankan “kontak yang diperlukan” dengan Washington.

BACA JUGA:

“Amerika Serikat menerapkan sanksi terhadap individu dan organisasi RRC,” tegas Mao. “China sangat menentang pembatasan sepihak seperti itu, yang melanggar hukum. Kami telah dengan tegas menetapkan sikap Beijing tentang masalah ini ke pihak Amerika,” tambahnya.

Juru bicara China itu meminta Amerika Serikat untuk memiliki pemahaman yang benar tentang China dan membawa hubungan bilateral kembali ke jalurnya.

“China memandang hubungannya dengan AS di bawah tiga prinsip, yaitu saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan seperti yang diusulkan oleh Presiden Xi Jinping,” katanya.

China ke AS: Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Kami

Di tempat lain dalam sambutannya, Mao mendesak Amerika Serikat untuk segera berhenti mencampuri urusan dalam negeri China.

“Kami mendesak AS untuk membentuk persepsi yang benar tentang China, berhenti mencampuri urusan dalam negeri China dan merusak kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China, dan bekerja sama dengan China untuk membawa hubungan China-AS kembali ke jalur yang benar dengan tindakan nyata,” katanya menambahkan.

Juru bicara tersebut membuat pernyataan sebagai tanggapan atas Presiden AS Joe Biden yang menyarankan bahwa perubahan dalam hubungan AS-China dapat segera terjadi.

BACA JUGA:

Biden mengatakan pada hari Minggu selama KTT Kelompok Tujuh (G7) di kota Hiroshima Jepang, bahwa ia mengharapkan pencairan hubungan China-AS dalam waktu dekat.

“Kita harus memiliki hotline terbuka,” tegas Biden.

Biden mengatakan ia mengharapkan untuk melihat “pencairan” dalam hubungan AS dengan Beijing, padahal dirinya ditengah KTT G7 di Jepang yang melakukan upaya bersama untuk melawan dugaan ancaman keamanan militer dan ekonomi dari China. (ARN)

Sumber: Press TV

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLENEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: