Oman, ARRAHMAHNEWS.COM – Kementerian Luar Negeri Oman, dalam pernyataan yang diposting di Twitter, mengumumkan bahwa tahanan dari Teheran dan Brussel telah dibawa ke Muscat, di mana mereka akan ditukar untuk dikembalikan ke negara asal masing-masing.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Kesultanan Oman menghargai semangat positif tinggi yang muncul dalam pembicaraan di Muscat antara pihak Iran dan Belgia, dan keinginan mereka untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan ini.
BACA JUGA:
- 5 Tahun Ditahan Belgia, Diplomat Iran Dibebaskan
- PM Belgia Peringatkan Ancaman Pemadaman Listrik Besar-besaran
Perjanjian pertukaran tahanan dengan Belgia telah diratifikasi oleh Presiden Ibrahim Raisi pada November tahun lalu.
#Statement | In compliance with the directives of His Majesty Sultan Haitham bin Tarik, to fulfill the requests of the Iranian and Belgian governments to assist in resolving the issue of detained citizens in both countries, the Omani efforts have resulted in an agreement, pic.twitter.com/QgHPHm1R1f
— وزارة الخارجية (@FMofOman) May 26, 2023
Dewan Perwakilan Belgia menyetujui perjanjian itu pada Juli 2022, tetapi pengadilan Antwerpen membekukannya, dua hari kemudian, kemungkinan untuk mengekstradisi diplomat Asadollah Assadi, yang dijatuhi hukuman 20 tahun penjara di Antwerp, ke Iran.
Pengadilan Antwerpen memvonis Assadi atas tuduhan memasok bahan peledak untuk rencana pengeboman 2018 yang gagal yang berusaha menargetkan kelompok teror MEK dalam rapat umum di luar Paris, Prancis.
Teheran menuntut agar Belgia mengakui status diplomatik Assadi dan membebaskannya, sementara Belgia berpendapat bahwa status diplomatik Assadi tidak memberinya perlindungan dari tuduhan yang diajukan terhadapnya.
Patut dicatat bahwa mantan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam penangkapan Assadi pada saat itu, dengan mengatakan bahwa hal seperti itu mencurigakan karena terjadi selama kunjungan Presiden Iran ke Eropa, mengisyaratkan adanya permainan curang. (ARN)
Sumber: Al-Mayadeen
BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLENEWS
