News Ticker

Analis: Amerika Hack GPS Pesawat Ukraina Hingga Tertembak Iran

Analis: Amerika Hack GPS Pesawat Ukraina Hingga Tertembak Iran Genderang Perang Iran Vs Amerika

Jakarta – Dr. Iman Khosravi’s (postdoctoral degree in Remote Sensing Engineering, University of Tehran) yang dimuat di beberapa akun netizen (Akun Facebook Neqie Banoo, akun twitter @3lwiyahhh) dia membuat sebuah analisa kecelakaan Pesawat Ukraina, berikut ulasannya:

Menurutnya, teknologi pertahanan udara Iran adalah salah satu yang paling aman, paling akurat dan paling presisi di seluruh dunia. Banyak bukti tentang hal itu (dia mencontohkan beberapa kasus) termasuk kejadian penembakan drone AS Global Hawk yang bahkan tidak mengenai pesawat yang terbang di dekatnya.

Akun Facebook Neqie Banoo

Setiap benda bergerak di udara termasuk “burung (maksudnya jenis pesawat penumpang ini) memiliki sistem navigasi (GNNS), kenapa? Sederhana untuk megetahui dimana mereka dan kemana mereka harus terbang agar sampai ke tujuan.

Pembuatan drone, pesawat penumpang, jet, dan satelit serta berbagai hal serupa lainnya mengggunakan Global Positioning System (GPS) untuk keperluan ini.

Baca Juga: 

GPS satelit adalah salah satu cara untuk mengetahui keberadaan burung-burung ini, karena antara pesawat dan stasiun GPS akan terus bertukar kode untuk mengetahui posisi dan rutenya.

Siapa pemilik stasiun GPS ini? NASA! Amerika Serikat. yang berarti mereka bisa dengan mudah mentracking keberadaan pesawat dan mengubah rute untuk pesawat tersebut.

Ini juga yang terjadi di era kejatuhan Saddam Husain di Irak, AS memutus semua sistem komunikasi termasuk radio dan telekomunikasi. Karenanya yang di perbatasan (medan perang) menyangka telah terjadi sesuatu di pusat, dan yang di pusat merasa telah terjadi sesuatu di perbatasan. Kekacauan ini menggiring dengan mudah untuk kejatuhan pemerintahan Saddam Husain.

Karena hal tersebut negara-negara di dunia berusaha membuat sistem navigasi sendiri, yang bebas dari GPS dan bebas dari kontrol AS, Setidaknya untuk sistem militer mereka. Karena secanggih apapun alatnya untuk menimbulkan serangan, GPS bisa dengan mudah mentrack keberadaan dan mengubah arahnya sehingga meleset. Karena itulah keberhasilan membuat sistem navigasi sendiri (GPS) domestik menjadi sangat penting dan serius dalam hal ini.

Baca Juga:

Itulah kenapa dalam perang melawan ISIS di Suriah, Rusia begitu ingin mengetahui rahasia teknologi drone Iran. Karena drone Iran bahkan berkemampuan melacak dan menguntit drone AS tanpa diketahui.

Mungkin itu jugalah yang menyebabkan keberhasilan serangan rudal Iran ke pangkalan AS baru baru ini.

Kembali ke kecelakaan

Dimana Boeing tersebut dibuat? Di Amerika, siapa yang mengendalikan GPS nya? Ya Amerika.

Ada satu hal yang diakui bersama disini, bahwa pesawat itu sudah benar menuju rute Ukraina, namun kemudian tiba-tiba berubah arah, dimana salah satu staf umum menyebut bahwa perubahan itu mengarah ke salah satu pusat komando militer Iran, dimana oleh radar sistem pertahanan udara Iran  tentu saja terbaca sebagai gerakan ancaman musuh.

Kejadian ini, memiliki analogi yang sama dengan kejadian 11 September terhadap gedung WTC dimana kemudian diketahui bahwa pesawat dijalankan secara otomatis (tanpa pilot).

Berdasarkan semua itu, maka dugaan terkuat adalah pesawat naas itu sistem navigasinya telah dirusak oleh AS dengan tujuan mengubah arah pesawat menuju ke daerah sensitif militer agar terbaca oleh radar Iran sebagai pergerakan musuh, dan menyebabkan tragedi tersebut.

Bukti berikutnya adalah sikap sangat yakin pihak AS yang mengumumkan bahwa Iran adalah penyebab jatuhnya pesawat ukraina, menegaskan bahwa mereka sudah merencanakan hal ini jauh jauh hari sebelumnya, untuk membuat hantaman militer dan kemanusiaan terhadap Iran, tanpa harus mengeluarkan biaya militer.

Baca Juga:

Dengan ini, AS dengan mudah akan menjatuhkan image Iran.

Jika pesawat berhasil mengenai target, maka ini akan menjadi kemenangan juga bagi AS yang Mengendalikan pesawat Boeing itu. Jikapun tidak berhasil, dan kena tembak sistem pertahanan udara Iran, maka AS juga beruntung karena Iran yang akan disalahkan sudah menembak pesawat penumpang.

Bagaimanapun kita masih harus menunggu hasil dari kotak hitam untuk memastikan penyebab sebenarnya kecelakaan pesawat. (ARN)

Ikuti Update berita klik Join Telegram ArrahmahNews

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: