News Ticker

Bagaimana Rusia Memantau Gencatan Senjata di Suriah? Ini Dia Kehebatannya!

Senin, 7 Maret 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Bagaimana Anda memantau gencatan senjata yang melibatkan hampir 100 kelompok bersenjata? Ini adalah salah satu kritik yang muncul baru-baru ini atas kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh AS-Rusia di Suriah.

Sejak memasuki konflik pada bulan September, Rusia telah membangun operasi terbaik dengan mengumpulkan data intelijen di Suriah. Menggunakan sistem teknologi tinggi militer, serta jaringan mata-mata yang efektif. Keberhasilan Moskow di Suriah dapat terletak pada pengumpulan intelijen yang handal dan bertindak cepat dalam mengambil keputusan.

Tapi sekarang gencatan senjata telah dilaksanakan, Rusia menggunakan sistem pengumpulan-intelijen untuk memantau dan menjaga perdamaian yang rapuh di Suriah.

Melalui penggunaan sistem radar, Angkatan Bersenjata Rusia telah melacak semua pelanggaran yang dilaporkan dari perjanjian gencatan senjata. Ini adalah sesuatu yang hampir semua negara pemantauan tidak memiliki akses untuk itu. Sebagai hasil dari upaya mereka, Angkatan Bersenjata Rusia mampu melacak perilaku agresif semua pihak yang terlibat, tetapi juga memediasi bila diperlukan.

Meskipun artikel ini tidak membahas secara spesifik, kami pikir ini adalah menarik, dan poin pentingnya; Tanpa sistem militer Rusia memantau situasi gencatan senjata di Suriah, tidak akan mungkin.

Pertanyaannya; apa yang digunakan Rusia untuk memantau dan menengahi gencatan senjata yang rapuh? Berikut adalah beberapa sistem militer yang dikerahkan untuk memantau gencatan senjata;

Rusia telah mengerahkan pesawat pengintai IL20, yang lebih dikenal dengan nama Coot” dan kira-kira setara dengan armada Angkatan Laut AS P3 Orion, yang menjadi andalan Pentagon untuk spionase.

Pesawat itu lengkap dengan peralatan berteknologi tinggi seperti radar surveillance, peralatan penyadapan elektronik, dan sensor optik dan inframerah. Salah satu pesawat mata-mata utama Kremlin, yang menyediakan pasukan Rusia dengan alat yang ampuh untuk mencari unit pemberontak dan menugaskan target untuk pesawat tempur.

Pada akhir September, pemberontak Suriah memposting sebuah video yang menunjukkan sebuah pesawat terbang di atas medan perang.

Dan tentu saja, kita tidak bisa melupakan pengerahan Tu-214R, pesawat mata-mata paling canggih Rusia.

Pesawat siluman Tu-214R dapat membangun EOB (Orde Electronic Battle) dari pasukan musuh, di mana pasukan musuh beroperasi, apa jenis peralatan yang mereka gunakan dan menguping ke dalam komunikasi radio/telepon mereka, apa yang mereka lakukan dan apa yang akan menjadi langkah berikutnya.

Ini baru satu dua pesawat, belum lagi armada laut hitam yang dikerahkan Rusia di Suriah. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: