News Ticker

Perang Milisi Dukungan Saudi dan UEA Pecah di Yaman Selatan, 40 Tewas dan Terluka

YAMAN – Sumber militer mengatakan pada Kamis malam (05/12) bahwa sekitar 40 orang tewas dan terluka dalam bentrokan keras yang terjadi sejak Kamis pagi di distrik Ahwar, provinsi Abyan di Yaman selatan, antara unit pasukan Hadi dukungan Saudi, dan Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA.

Sumber mengkonfirmasi bahwa Abdul Haq Mohammed al-Dawi, seorang perwira senior brigade perlindungan presiden pertama, dan empat rekannya tewas, bersama dengan seorang pemimpin militer di STC bernama Salem Awad al-Sahimi. Selain itu, delapan kendaraan militer hancur.

Menurut sumber medis, Rumah Sakit kota Shaqra di provinsi Abyan terus menerima puluhan orang yang meninggal dan terluka, dan telah menyatakan keadaan darurat.

Baca: Ketegangan Kembali Meningkat antara Kelompok Dukungan Saudi dan UEA di Yaman Selatan

Pada Kamis sore, pasukan perlindungan presiden Hadi tiba di kota pantai Shaqra, sebelah timur provinsi Abyan.

Sebuah sumber mengkonfirmasi bahwa awalnya, unit-unit brigade perlindungan presiden, yang terdiri dari 60 kendaraan militer, tiba di kota pantai Shaqra dan ditempatkan di pegunungan serta daerah Qarn al-Kalasi.

Sumber-sumber lebih lanjut menunjukkan bahwa unit-unit brigade perlindungan presiden pertama akan terus pindah ke kota Zinjibar dalam perjalanan mereka ke provinsi Aden di Yaman selatan.

Baca: Separatis Dukungan UEA Tangkap Puluhan Milisi Dukungan Saudi di Aden

Bentrokan kemudian pecah Kamis pagi antara pasukan loyalis Hadi dan pasukan Dewan Transisi Selatan di distrik Ahwar, setelah pasukan dukungan UEA dicegat unit perlindungan presiden untuk mencegah mereka mencapai Shaqra.

Bentrokan sengit di distrik tersebut menyebabkan tewasnya wakil ketua STC di direktorat tersebut, dan menyebabkan beberapa milisi terluka dari kedua belah pihak.

Tokoh-tokoh sosial dan suku di direktorat Ahwar turun tangan untuk memaksa kedua belah pihak berhenti, tetapi gencatan senjata yang disepakati hanya berlangsung selama dua jam.

Pasukan Hadi sebelumnya datang dari Provinsi Ma’rib ke kota Ataq di provinsi Shabwah pada hari Rabu, dan berhenti selama beberapa jam di Ataq sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke provinsi Abyan.

Sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah yang didukung koalisi yang berbasis di Aden, mengatakan pasukan perlindungan presiden dijadwalkan tiba di Aden untuk melindungi sebuah misi di istana presiden di Ma’ashiq.

Kesepakatan Riyadh menetapkan bahwa brigade pertama akan mempertahankan perlindungan presiden di wilayah istana kepresidenan untuk mengamankan Hadi dan pemerintah. Namun, kepemimpinan STC telah menyatakan ketidakpuasan atas perjanjian tersebut, dan mengindikasikan bahwa tidak akan mematuhinya. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: