News Ticker

Ulama Tertinggi Irak: Kekerasan dan Kekacauan Hanya akan Halangi Reformasi Sejati

IRAK – Ulama terkemuka Irak mengatakan bahwa kekerasan dan kekacauan hanya akan menghalangi reformasi sejati seperti yang dituntut oleh para pemrotes ekonomi dan anti-korupsi yang sedang berlangsung di negara itu, menyerukan para demonstran untuk melawan para perusuh yang melakukan kekerasan.

Berbicara kepada para jamaah saat salat Jumat di kota suci Karbala, Grand Ayatollah Ali al-Sistani mengatakan bahwa protes akan efektif dalam mempercepat reformasi yang diperlukan dengan syarat bahwa mereka “tidak terseret pada tindakan kekerasan, kekacauan dan kehancuran.”

“Melestarikan sifat damai dari protes dan menjaga mereka agar jauh dari kekerasan dan kehancuran adalah sangat penting dan semua orang perlu bersatu dalam mencapai itu,” kata seorang wakil Ayatollah Sistani ketika dia menyampaikan khotbah ulama terkemuka tersebut.

Baca: Netanyahu: Demo di Irak, Peluang Besar untuk Tekan Iran

Pemimpin agung Irak itu menambahkan bahwa para pengunjuk rasa tidak seharusnya membiarkan para perusuh menyusup ke dalam demonstrasi dan menargetkan “pasukan keamanan serta menghancurkan properti publik dan pribadi” sebagaimana melindungi nyawa para pengunjuk rasa adalah tanggung jawab pasukan keamanan.

Dalam pernyataannya, Ayatollah Sistani juga mengatakan bahwa perdana menteri baru harus dipilih “tanpa campur tangan asing” dan politik partisan setelah Adel Abdul-Mahdi yang berkuasa mengajukan pengunduran dirinya seminggu yang lalu.

Baca: Hashd Al-Shaabi: ISIS Eksploitasi Kerusuhan di Irak untuk Lancarkan Serangan

“Kami berharap kepala pemerintahan baru dan anggota-anggotanya akan dipilih dalam batas waktu konstitusional” 15 hari sejak pengunduran diri itu disetujui di parlemen pada hari Minggu, kata Ayatollah Sistani. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: