NewsTicker

Mujtahid: Bin Salman Akan Deklarasikan Dirinya Sebagai Raja ‘Hari ini atau Besok’

Jum’at, 08 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Mujtahid-Whistleblower Arab Saudi, yang terkenal dengan nyayiannya di Tiwtter, mengungkapkan pengunduran diri Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz semakin dekat, dan akan digantikan oleh putranya Mohammed untuk memerintah kerajaan.

Baca: Raja Salman Belum Wafat, Bin Salman Siapkan Upacara Penobatan Dirinya Sebagai Raja

“Bin Salman telah mempersiapkan pengaturan untuk pelepasan ayahnya dan kejutan pewaris tahta kerajaan,” kata Mujtahid dalam sebuah cuitannya di Twitter, dan menambahkan “pengumumman itu mungkin akan dilakukan hari ini atau besok, tapi Bin Salman masih ragu dan khawatir, dan ada kemungkinan ditunda..!!”.

Baca: Israel Kerahkan 18 Jet Tempur ke Arab Saudi Untuk Cegah Kudeta

Kantor berita Reuters, pada bulan Juli, mengutip sumber Saudi yang mengatakan bahwa Raja Salman bin Abdulaziz siap untuk menyerahkan tahta kerajaan kepada putranya, Mohammed bin Salman, setelah menyingkirkan Mohammed bin Nayef dari kedudukan putra mahkota.

Baca: Pangeran Turki Tembak Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman

Reuters juga mengutip seorang saksi di istana kerajaan, bahwa “Raja Salman telah menulis sebuah pernyataan yang mengumumkan peralihan kekuasaan pada putranya, dan pernyataan ini dapat diumumkan kapan saja, mungkin pada bulan September mendatang”.

Laporan New York Times terkait kronologi pencopotan paksa Mohammed bin Nayef dari jabatannya sebagai putra mahkota, tentu membenarkan tweet Mujtahid yang mengungkap ambisi Bin Salman untuk menjadi raja, dan ambisi itu cepat atau lambat akan segera terealisasi.

Baca: New York Times: Kronologi Kudeta Bin Nayef oleh Mohammed bin Salman

Menurut seorang ahli di Washington Institute dan Direktur Program Teluk dan Kebijakan Energi, menyatakan bahwa pangeran 31 tahun itu akan mempercepat jalannya untuk naik ketampuk kekuasaan.

“Bin Salman harus melakukan tiga langkah penting mencapai tujuannya, tapi dia telah mengintegrasikannya menjadi satu, terlebih dia hanya memiliki dua langkah tersisa,” tambahnya.

Henderson mengisyaratkan bahwa Wall Street Journal telah menyatakan bahwa Raja Salman telah merekam sebuah video dalam beberapa pekan terakhir, yang menjelaskan masalah transfer kekuasaan kepada putranya. Namun pejabat Saudi membantah laporan tersebut dan memastikan bahwa “raja dalam keadaan sehat”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: