NewsTicker

Mantan Kepala Staff Menlu AS: Saudi Pasti Kalah di Yaman

WASHINGTON DC – Mantan kepala staff Menlu AS ( waktu itu dijabat Collin Powell), Kolonel Lawrence Wilkerson, menyatakan keyakinannya bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada akhirnya akan tetap kalah di Yaman, bahkan jika mereka berhasil mengendalikan pelabuhan Hodeidah, karena “pasukan Yaman” akan melanjutkan perang gerilya dan akan terus berusaha mengusir pasukan Saudi dan UEA.

Dalam wawancara dengan Al-Mayadeen Net, yang dikutip Yemenpress pada Rabu (25/07), Wilkerson menjawab tentang penilaian kinerja militer Saudi dan Emirat di Yaman, mengatakan: “Mereka kalah. Mereka kalah perang di Yaman seperti halnya Mesir kalah perang di Yaman di bawah kepemimpinan AbduNasser di tahun enam puluhan. “” Mantan tentara Mesir itu mengatakan kepada saya bahwa Yaman adalah bagaikan Vietnamnya Amerika Serikat,” katanya.

Baca: Arab Saudi Terjebak di Yaman

“Bahkan jika mereka dapat menguasai pelabuhan (Hodeidah), pantainya dan mengendalikan daerah itu, yang hingga saat inipun belum berhasil, pasukan Yaman akan mundur ke gunung di utara dan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan dengan Mesir, ” katanya. “Mereka akan menjalankan taktik perang gerilya dan tanpa henti memerangi Saudi sampai berhasil mengusir pergi mereka.”

Wilkerson mengulangi bahwa “Saudi tidak bisa memenangkan perang ini, mereka tidak menang sekarang dan tidak akan memenangkannya.”

“Perang di Yaman membingungkan banyak dari kami di sini di kawasan. Amerika Serikat mengatakan musuhnya adalah al-Qaeda dan pada saat yang sama diketahui bahwa perang di Yaman memperkuat al-Qaeda. Jadi untuk apa semua dukungan atas perang ini sebenarnya, yang tampaknya bertentangan dengan kepentingan AS jika kita melihat sikap resmi Amerika terhadap al-Qaeda,” ujarnya lebih jauh. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: