NewsTicker

Juru Bicara Ansarullah: UAE Akan Hadapi Kejutan Lebih Besar

YAMAN – UAE akan segera dipaksa untuk membantah dan menghadapi kenyataan, juru bicara gerakan Ansarullah di Yaman Mohammad Abdulsalam mengatakan setelah pesawat tak berawak Yaman menargetkan Bandar Udara Internasional Dubai.

“Setelah menemukan apa yang terjadi di Bandara Internasional Abu Dhabi, ketika ditargetkan oleh pesawat tak berawak Yaman, Sammad 3, rezim UEA berusaha keras untuk menyembunyikan serangan itu dengan menyatakan itu sebagai kecelakaan. Segera, ia akan menemukan dirinya menghadapi fakta-fakta yang sulit ditolak,” kata Abdulsalam dalam posting di akun Facebooknya pada hari Senin.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Yaman akan terus memberikan kejutan ke UEA, dengan mengerahkan seluruh dronenya untuk menghancurkan target-target ekonomi di Abu Dhabi.

Tentara Yaman, yang didukung oleh pejuang sekutu dari Komite Populer, melancarkan serangan udara terhadap target ekonomi strategis di UAE sebagai pembalasan atas agresi militer koalisi yang dipimpin Saudi.

Sumber militer Yaman, yang berbicara dengan syarat tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa tentara Yaman dan sekutunya menyerang Bandar Udara Internasional Dubai menggunakan kendaraan udara tak berawak Sammad-3 (Invincible-3) pada Senin malam.

Pada tanggal 26 Juli, pasukan tentara Yaman dan para pejuang Komite Populer juga telah menargetkan Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di UAE, menggunakan jenis pesawat tempur yang sama.

Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi yang dipimpin Saudi sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 17.500 warga Yaman, termasuk ribuan wanita dan anak-anak.

Meskipun Riyadh mengklaim bahwa mereka membom posisi para pejuang Ansarullah, pesawat pembom Saudi nyatanya meratakan area pemukiman dan infrastruktur sipil. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: