News Ticker

MEMANAS! Iran Ancam Akan Rudal Pangkalan dan Kapal Induk AS di Teluk

USS Abraham Lincoln Perang Iran Vs Amerika Serikat

Arrahmahnews.com, Teheran – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas, hal itu terlihat dari semakin gencarnya kedua belah negara saling serang pernyataan.

Yang terbaru, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengancam akan menghancurkan pangkalan dan kapal induk Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk dengan rudal-rudal Iran. Ancaman ini semakin memanaskan ketegangan kedua negara.

Baca: Iran Acak-acak Jaringan Mata-mata CIA

“Pangkalan Amerika berada dalam jangkauan rudal kami. Rudal kami akan menghancurkan kapal induk mereka jika mereka melakukan kesalahan,” ancam Hossein Nejat, salah seorang petinggi IRGC Iran, pada hari Selasa.

“Orang Amerika sangat menyadari konsekuensi dari konfrontasi militer dengan Iran,” lanjut Nejat, seperti dikutip Reuters, Rabu (10/7/2019).

Nejat mengklaim perang tidak ada pada agenda Presiden AS Donald Trump.”Presiden AS ingin menyeret Teheran untuk bernegosiasi melalui tekanan maksimum,” ujarnya.

Baca: Atwan: Hitungan Mundur Perang Iran VS Amerika-Israel

“Iran telah membahayakan keamanan Israel dan sekarang ini mengganggu Arab Saudi, Amerika, dan Israel. Teheran berperang di perbatasan musuh dan bukan di perbatasannya,” imbuh Nejat.

Pada hari yang sama Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menjawab ancaman Teheran yang akan menghancurkan Israel jika perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pecah. Pemimpin negara Yahudi itu mengklaim pesawat jet tempur siluman F-35 mudah untuk menjangkau negara mana saja di Timur Tengah, termasuk Iran.

Baca: Atwan: Perang Iran-Israel, Kapan, Dimana dan Bagaimana?

Netanyahu menjawab ancaman rezim para Mullah tersebut ketika mengunjungi skuadron F-35 di pangkalan Angkatan Udara Nevatim.

“Iran telah mengancam baru-baru ini untuk menghancurkan Israel,” katanya dalam sebuah video klip yang dia posting, dimana dia berdiri di depan pesawat F-35 Adir. “Penting bagi mereka untuk mengingat bahwa pesawat ini dapat mencapai semua tempat di Timur Tengah, termasuk Iran dan Suriah,” lanjut Netanyahu, seperti dikutip Jerusalem Post. (ARN/SindoNews)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: