NewsTicker

Komandan Tertinggi ke AS: Jangan Gegabah, Respon Tegas Iran Akan Hancurkan Mimpi Amerika

TEHRAN – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Hossein Bagheri memperingatkan Washington tentang dampak mengerikan dari setiap langkah bermusuhan terhadap kepentingan Iran, dan bersumpah bahwa Teheran tidak akan ragu untuk menyerang balik.

Bagheri menegaskan hak Iran untuk melakukan pengiriman di laut lepas, dan menekankan bahwa angkatan bersenjata terus memantau setiap langkah kecil musuh, termasuk pasukan Amerika yang suka bertualang, teroris, dan tidak manusiawi di Timur Tengah, dan selainnya.

“Kami berdiri teguh dan memutuskan untuk memberikan tanggapan yang tepat bagi AS atas kesalahan perhitungan apa pun terhadap kepentingan nasional Iran,” komandan tertinggi itu menekankan, dalam peringatan keras kepada AS untuk menghindari langkah bermusuhan terhadap lima tanker Iran yang membawa bahan bakar ke Venezuela.

BacaKapal Tanker Pertama Iran Masuki Perairan Venezuela dengan Pengawalan Ketat

Menteri pertahanan Venezuela, Rabu, mengatakan bahwa pesawat dan kapal dari angkatan bersenjata negara itu akan mengawal kapal tanker Iran yang tiba dengan bahan bakar ke negara yang kekurangan bensin itu untuk mencegah agresi AS.

Menteri Pertahanan Vladimir Padrino López mengatakan angkatan laut dan angkatan udara Venezuela akan menyambut lima tanker Iran, mulai memasuki wilayah maritim hingga ke pelabuhan.

Dia membandingkan kapal tanker bahan bakar dengan bantuan kemanusiaan yang dikirim Cina dan Rusia untuk membantu Venezuela memerangi pandemi coronavirus.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami memperingatkan AS terhadap setiap langkah bermusuhan atau membuat masalah bagi kapal tanker minyak negara itu di perairan internasional.

“Mengganggu kapal tanker minyak merupakan pelanggaran hukum dan keamanan internasional. Baik organisasi internasional dan negara-negara yang peka terhadap undang-undang dan keamanan saluran air tentunya harus menunjukkan reaksi terhadap tindakan seperti itu,” Jenderal Hatami mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan kabinet di Teheran pada hari Rabu.

Dia menggambarkan kemungkinan AS membuat masalah bagi kapal tanker Iran di perairan bebas sebagai “pembajakan”.

“Tentu saja, kebijakan kami sepenuhnya jelas dan kami dengan jelas mengumumkan bahwa kami tidak akan mentolerir gangguan. Amerika dan sekutunya harus tahu bahwa kita tidak ragu untuk bereaksi terhadap langkah semacam itu dan jika gangguan meningkat dan berlanjut, mereka pasti akan menghadapi respons yang tegas,” kata Jenderal Hatami.

Reuters mengutip seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diambil sebagai tanggapan atas pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela.

“… kami sedang melihat langkah-langkah yang dapat diambil,” pejabat itu menambahkan, yang berbicara dengan syarat anonim. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: