NewsTicker

Pendemo Palestina Kembali Tewas akibat Luka Tembak Pasukan Israel

Pendemo Palestina Kembali Tewas akibat Luka Tembak Pasukan Israel Rami al-Ghalban

Palestina – Seorang pria Palestina tewas karena luka yang dialaminya setelah ditembak oleh penembak jitu Israel selama demonstrasi damai anti-pendudukan di Jalur Gaza.

Pada hari Selasa kemarin (02/06), Rami al-Ghalban menghembuskan napas terakhir setelah berjuang untuk bertahan hidup selama hampir dua tahun. Ia ditembak dan terluka kritis pada Agustus 2018 saat ikut demonstrasi di timur Jalur Gaza. Keluarga demonstran yang terbunuh itu mengatakan bahwa kematian Rami tidak akan menghentikan perjuangan mereka untuk kebebasan Palestina.

Baca Juga:

Rami al-Ghalban adalah seorang aktivis damai dalam demonstrasi besar-besaran March of Return yang dimulai pada Maret 2018 untuk menuntut hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina serta sepenuhnya mencabut blokade brutal Israel atas Gaza.

Berbagai kelompok hak asasi manusia, termasuk Human Rights Watch, mengutuk apa yang mereka gambarkan sebagai kebijakan menargetkan dan menembak mati demonstran Gaza yang ditetapkan oleh Israel. Kebijakan ini bahkan meliputi demonstran yang tidak mengancam kehidupan.

Baca Juga:

Sejak awal unjuk rasa damai, pasukan Israel membunuh ratusan pemrotes dan melukai ribuan lainnya. Pembunuhan Rami al-Ghalban dilihat sebagai contoh lain dari kekejaman Israel selama puluhan tahun terhadap bangsa Palestina.

Penggunaan kekuatan berlebihan oleh Israel dalam menanggapi demonstrasi damai Palestina terus meminta tebusan nyawa tak berdosa di wilayah yang diblokade itu sementara masyarakat internasional hanya berdiri menyaksikan.

Saat ini belasan demonstran lain yang terluka dalam demo-demo itu masih dalam kondisi kritis. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: