NewsTicker

Kritikan Pedas Seniman Suriah “AS Bukan Negara Penyelamat”

Duraid Lahham

Suriah, Arrahmahnews.com  Seniman Suriah, Duraid Lahham, melancarkan kritik keras terhadap kebijakan Amerika Serikat, dan mengomentari “Caesar Act” yang diberlakukan oleh Amerika Serikat atas Suriah untuk mencekik ekonomi dan membuat rakyatnya kelaparan.

Duraid dalam wawancaranya dengan surat kabar Suriah “Al-Watan”, mengatakan “Tidak ada yang memandang bahwa Amerika adalah penyelamat… Mereka mempraktikkan ketidakadilan di seluruh dunia… bahkan terhadap rakyatnya sendiri, mereka tidak berbelas kasihan”, seperti dikutip Almaalomah.com.

Baca Juga:

Seniman Suriah juga menyatakan terkejut terhadap orang-orang yang mencari mimpi di AS, mencari perlindungan darinya, memintanya untuk mewujudkan demokrasi dan kebebasan di negaranya. Duraid menyatakan, “kami melihat mimpi itu di mata George Floyd, yang mengatakan bahwa ia tidak bisa bernapas”.

Dia juga menambahkan, “Ini adalah George Floyd yang memegang kewarganegaraan AS. Negara yang tidak berbelas kasih terhadap rakyatnya, lalu bagaimana mungkin mereka akan berbelas kasih dengan orang lain (negara lain)?”.

Baca Juga:

Duraid lebih lanjut menjelaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan AS terhadap negaranya “Caesar Act”, telah melipatgandakan penderitaan rakyat Suriah, dan menambahkan, “Saya katakan kepada warga Suriah, semoga Tuhan memberi kalian kesehatan dengan kesabaran dan ketabahan ini. Tetapi kesabaran memiliki batas. Semoga Allah berdiri bersama kalian agar menjadi lebih sabar, karena hidup menjadi lebih sulit dari apa yang kita bayangkan”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: