NewsTicker

Sekjen Persatuan Ulama Dunia: Selamatkan Yaman Adalah Kewajiban Syariat

Sekjen Persatuan Ulama Dunia: Selamatkan Yaman Adalah Kewajiban Syariat Sekjen Persatuan Ulama Islam Internasional, Ali Muhyiddin al-Qarah Daghi

Yaman, Arrahmahnews.com  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Ulama Islam Internasional, Ali Muhyiddin al-Qarah Daghi, menyerukan para negarawan Yaman untuk menyelamatkan negara mereka, dan memperingatkan konspirasi besar musuh.

Berdiri bersama orang-orang Yaman dan membantu mereka keluar dari kondisi tersebut, adalah kewajiban syariat yang tidak bisa ditawar, dan sangat mendesak

Daghi dalam sebuah pernyataan, mengatakan “musuh menginginkan Yaman menjadi negara yang paling menyedihkan, menginginkan Yaman yang bersatu menjadi terpecah belah dan bercerai berai, menginginkan bangsa yang murah hati bergulat dengan kemiskinan dan terpinggirkan sehingga dapat dikuasai”.

Baca Juga:

“Jika para negarawannya tidak turun tangan dan menangani masalah dengan cepat, maka konsekuensinya sangat mengerikan, dan plotnya sangat besar,” tegas Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Islam Internasional, Anadolu melaporkan Minggu (28/06).

Dia juga mengingatkan bahwa “kehadiran pemerintah di luar negara (di Arab Saudi, yang dijalankan oleh mantan Presiden Mansour Hadi), pemerintah penyelamatan nasional di ibukota Sanaa dan dewan transisi selatan (seperatis yang didukung UEA) yang mengatur sebagian besar wilayah selatan serta kehadiran tentara bayaran dari berbagai negara, akan menyebabkan keruntuhan ekonomi sepenuhnya”.

Daghi mengatakan, “orang-orang yang mencintai Yaman sedang menunggu negarawan untuk memperbaiki masalah sebelum terlambat, agar mereka duduk berunding untuk menyelaraskan prinsip, dan melestarikan Yaman, yang merupakan asal-usul orang Arab”.

Baca Juga:

Dia juga menekankan bahwa “berdiri bersama orang-orang Yaman dan membantu mereka keluar dari kondisi tersebut, adalah kewajiban syariat yang tidak bisa ditawar, dan sangat mendesak”.

Tahun keenam perang, Yaman telah menyaksikan agresi yang dipimpin oleh Arab Saudi, yang telah menyebabkan kematian ratusan ribu orang dan menyebabkan ratusan ribu lainnya terluka di antara warga sipil yang tidak bedosa, dan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur negara.

Perang yang dipimpin oleh koalisi Arab Saudi dan sekutunya UEA, menurut perhitungan internasional, telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana 80 persen populasi Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan konflik telah mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: