NewsTicker

Ulama Lebanon: Hukum Caesar Puncak Kesombongan Amerika

Ulama Lebanon: Hukum Caesar Puncak Kesombongan Amerika Syaikh Mahir Hamoud

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Syaikh Mahir Hamoud, Sekjen Persatuan Ulama Perlawanan, menekankan bahwa “Caesar Plan” mewakili puncak kesombongan Amerika dalam berurusan dengan orang-orang perlawanan.

Hamoud dalam sebuah pernyataan khusus kepada koresponden SANA di Beirut, mengatakan bahwa “undang-undang ini muncul setelah perang melawan teroris yang berlangsung 9 tahun di Suriah, dengan tujuan melemahkan perlawanan dan menekannya untuk memajukan kepentingan Israel dan kolonial.”

BACA JUGA:

Hamoud menekankan bahwa “dengan kesabaran dan solidaritas terhadap poros perlawanan, Suriah akan keluar sebagai pemenang dari tantangan ini, dan lebih kuat dari sebelumnya.”

Pada gilirannya, Jihad Zebian Kepala Gerakan (Shorhah Watan) menyatakan hal serupa, menolak dikte “Hukum Caesar” yang ditujukan untuk membuat orang-orang Suriah kelaparan, dan menekankan bahwa Lebanon tidak akan menjadi mitra dalam kejahatan ini.

BACA JUGA:

Zebian juga mengatakan bahwa “Lebanon tidak dapat dipisahkan dari Suriah, karena kedua negara merupakan unit sosial dan ekonomi yang terintegrasi, dan setiap ancaman yang menargetkan salah satu dari dua negara akan mempengaruhi secara bersama-sama.”(ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: