News Ticker

Tegang! Israel Sebar Pasukan di Perbatasan Dekat Lebanon

Kamis, 10 Maret 2016

LEBANON, ARRAHMAHNEWS.COM – Tentara Israel mengerahkan pasukan dan peralatan militer di sepanjang perbatasan Lebanon dan meningkatkan kegiatan militer di sana, sebuah laporan dari Beirut mengatakan.

Pada Rabu (9/03) pasukan Israel menembakkan gas air mata ke para penggembala di wilayah Lebanon dan petani yang bekerja di dekat perbatasan Israel, Daily Star melaporkan.

“Kami menjalankan hidup normal dan semua orang bekerja di atas tanah mereka. Kemudian kita melihat patroli Israel dan anggotanya mulai menembakkan gas air mata pada kami”, kata Mustafa Ahmad, salah satu penggembala.

Warga mengatakan tentara Israel berulang kali menembak gas air mata pada pagi hari. Beberapa jam kemudian, sejumlah besar pasukan Israel yang ditempatkan di sebuah pemukiman Israel di desa Kfar Kila. [Baca juga; Saudi Bangkrut! Hibah Senjata ke Libanon Dialihkan Untuk Biayai Perang di Yaman]

Menurut laporan saksi mata, pasukan Israel menggunakan pohon dan semak-semak untuk berlindung dan memantau gerakan di Lebanon selama patroli bermotor dilakukan.

Sumber-sumber lokal mengatakan patroli Israel di sepanjang perbatasan telah meningkat dalam seminggu terakhir, dann tentara mengambil posisi penyergapan di beberapa titik.

Kegiatan tentara Israel telah memicu kekhawatiran di kalangan penduduk setempat, yang mempertanyakan motif di balik pelanggaran terbaru Israel, Daily Star melaporkan.

Rencana perang Israel

Laporan terbaru yang dikeluarkan surat kabar al-Akhbar yang berbasis di Beirut mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel sedang berusaha memulai perang baru di Lebanon.

Menurut koran itu, para pejabat AS telah memperingatkan Beirut bahwa Tel Aviv sedang mencari dalih untuk menyerang Lebanon dan mengatakan kepada para pemimpin Lebanon untuk “tidak memberi Israel alasan untuk memulai perang.” [Baca juga; Israel Berencana Luncurkan Perang Lawan Lebanon]

Para pejabat AS telah diberitahu oleh rekan-rekan mereka di Israel tertarik memulai perang baru, terutama mengingat pergeseran strategis Arab Saudi dalam kebijakannya yang memutus bantuan militer senilai $ 3 milyar kepada tentara Lebanon, kata al-Akhbar. [Baca juga; Lebanon Tolak Pembebasan Pangeran Saudi, Bantuan Militer Dihentikan]

Sementara itu, panglima militer Lebanon Jean Kahwagi bereaksi keras atas dugaan rencana agresi Israel, ia mengatakan pada hari Senin (7/03) bahwa Beirut siap mengusir semua jenis ancaman.

“Tentara Lebanon saat ini lebih kuat dari pada tahun sebelumnya. Keamanan di perbatasan dan di dalam negeri berada di bawah kendali”, katanya.

“Tentara akan tetap pada tingkat kesiapan tertinggi pada semua lini, dari tanggung jawab dan tugas, dari memerangi terorisme di perbatasan, atau membela negara dari agresi Israel..”, kata Kahwagi. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: