News Ticker

Pasukan Khusus Saudi Kawal Para Mantan Pejabat Buronan Yaman

RIYADH, Arrahmahnews.com - Arab Saudi dilaporkan telah mengirimkan pasukan khusus ke Yaman dengan dalih mengawal beberapa mantan pejabat buronan Yaman kembali ke negaranya yang dilanda perang, mereka telah mengkhianati kedaulatan Negara Yaman.

Pasukan Khusus Saudi

Pasukan Khusus Saudi

Pasukan yang berjumlah 50 orang dalam perjalanan dari ibukota Saudi, Riyadh, ke provinsi Yaman barat daya Aden, guna mendampingi para mantan pejabat buronan Yaman, menurut situs berita Bawabatii melaporkan pada hari Jumat.

Media itu mengatakan bahwa pasukan itu telah menjalani pelatihan khusus selama 48 jam terakhir, dan akan terus menerus menemani mantan pejabat buronan selama di Yaman.

Para mantan pejabat buronan Yaman itu termasuk mantan Wakil Ketua Mohammad Ali Al-Shadadi; mantan Menteri Transportasi Badr Mubarak Ba-Salma; Jenderal Ali Al Ahmadi, mantan kepala Biro Keamanan Nasional, yang juga mantan menteri dalam negeri dan mantan kepala angkatan laut, menurut situs itu.

TV al-Mayadeen yang berbasis di Libanon, melaporkan pertempuran sengit di Provinsi Aden antara tentara Yaman, didukung oleh Komite Populer dengan para pendukung mantan Presiden buronan Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Hadi, ditemani oleh kabinetnya yang juga mantan perdana menteri Khaled Bahah, yang mengundurkan diri pada 22 Januari.

Pada tanggal 21 Februari, ia melarikan diri tahanan rumah di Sana’a dan melarikan diri ke Aden, ibukota provinsi dan kota kelahirannya, di mana ia menarik pengunduran dirinya dan melanjutkan niatnya untuk bekuasa kembali. Dia kemudian meninggalkan kota pelabuhan selatan menuju Arab Saudi.

Rezim Saudi melancarkan agresi militer terhadap miskin Yaman pada 26 Maret – tanpa mandat PBB – dalam upaya untuk melemahkan gerakan Ansarullah Houthi dan mengembalikan kekuasan Negara kepada mantan presiden buronan Negara Abdu Rabbu Mansour Hadi, yang menjadi sekutu setia Riyadh. (ARN/MM/PTV)

Iklan

1 Comment on Pasukan Khusus Saudi Kawal Para Mantan Pejabat Buronan Yaman

  1. Wajar saja lah…penjahat dan penghianat bangsanya ini dibantu penguasa penghianat Islam (saudi). Sama2 penghianat.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: