News Ticker

Joe Biden Kecam Kebijakan Luar Negeri Trump atas Saudi dan Korut

Democratic presidential candidate and former Vice President Joe Biden speaks at a campaign event in Nashua, N.H. Sunday, Dec. 8, 2019. (AP Photo/Cheryl Senter)

AMERIKA SERIKAT – Dalam Kampanye kepresidenannya pada Hari Minggu (08/12), Joe Biden dari Demokrat melancarkan serangan baru terhadap Donald Trump, menekankan pentingnya reevaluasi hubungan AS-Saudi. Ia juga menyebut bahwa uji coba senjata-senjata Korea Utara merupakan “teguran” bagi presiden AS itu.

Pernyataan Biden itu disampaikan ketika Trump menghadapi tekanan untuk menngambil tindakan terhadap Riyadh setelah pejabat penegak hukum mengatakan bahwa seorang letnan Angkatan Udara Arab Saudi telah menewaskan tiga orang di pangkalan Angkatan Laut AS di Pensacola, Florida, sebelum kemudian ditembak mati.

BacaAnalis: Arab Saudi adalah Rezim Paling Patuh Perintah Amerika

Insiden itu kembali membuat hubungan hangat pemerintahan Trump dengan Saudi kembali dipertanyakan, setelah AS dibawah Trump tak bisa mengambil tindakan tegas terhadap Saudi pasca pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi tahun lalu di sebuah konsulat Saudi di Turki.

Dalam sebuah pernyataan yang diemailkan ke Reuters, juru bicara kampanye Biden TJ Ducklo mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah memberikan kepada kerajaan Saudi “sebuah cek kosong untuk mereka agar bisa bertindak dengan impunitas di seluruh dunia.”

Biden akan “mengevaluasi kembali hubungan kita dengan Arab Saudi untuk memastikan (hubungan) itu sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai dan prioritas Amerika” jika dia mengalahkan Trump dalam pemilihan November 2020, kata Ducklo. Biden yakin investigasi penembakan di Florida harus berjalan sesuai rencana, kata juru bicara itu.

BacaAssad: Tentara Suriah Akan Usir Pasukan Amerika

Ducklo juga mengatakan uji coba Korea Utara terhadap roket Sohae setelah Trump menyebut hubungan AS-Korea Utara “sangat baik” adalah “teguran yang jelas untuk Trump” dan menunjukkan bahwa “KTT pencitraan” Trump tidak berhasil, sementara Korea Utara terus meningkatkan kemampuannya yang berbahaya. ” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: