News Ticker

Lavrov: Idlib Harus Dikembalikan ke Pemerintah Suriah

Lavrov: Idlib Harus Dikembalikan ke Pemerintah Suriah Perang Suriah

WASHINGTON – Idlib telah lama di bawah kekuasaan teroris Jabhat al-Nusra dan kelompok-kelompok teroris lainnya, tetapi pada akhirnya harus dibebaskan dan dikembalikan di bawah kendali pemerintah, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada wartawan.

“Tidak seperti ISIS, Jabhat al-Nusra mengendalikan zona de-eskalasi Idlib,” kata Lavrov selama konferensi pers di Washington. “Hasil akhir dari perkembangan ini adalah pembebasan lengkap zona ini dari teroris, dan pemulihan kendali pemerintah yang sah atas seluruh wilayah.”

Kelompok teroris mengambil kendali atas zona eskalasi dan menyerang pasukan Suriah, infrastruktur sipil, dan pangkalan udara Hmeymim Rusia, ujar Lavrov. Pasukan Rusia dan Suriah menanggapi setiap serangan, tetapi, Lavrov menambahkan, tidak mungkin untuk terus mempertahankan status quo.

Menteri luar negeri Rusia mengatakan bahwa Turki masih tidak dapat memisahkan oposisi dari teroris di Idlib meskipun telah berjanji untuk melakukannya.

BacaSDF Bersama AS Rekrut Lebih dari 100 Anak-anak ISIS

“Idlib telah menjadi sarang terorisme,” kata Lavrov. “Di sana, sayangnya, rekan-rekan Turki kami belum dapat memenuhi kewajiban mereka untuk memisahkan oposisi bersenjata, yang tidak ternoda oleh aksi teroris dari Jabhat al-Nusra … karena mereka, rekan-rekan Turki kami, telah berkomitmen untuk melakukan pada bulan September pada tahun lalu.”

Pada bulan September 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setuju untuk membentuk zona demiliterisasi di Idlib, di sepanjang jalur kontak antara oposisi bersenjata dan pasukan pemerintah selama pembicaraan di kota Sochi, Rusia. Penarikan senjata berat yang dioperasikan oleh militan juga merupakan bagian dari perjanjian.

Namun, Turki gagal memenuhi janji mereka. Sementara teroris terus melakukan pelanggaran di zona eskalasi Idlib. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: