NewsTicker

Huffington Post: Bencana Corona di Yaman Ulah Saudi dan Amerika

Huffington Post: Bencana Corona di Yaman Ulah Saudi dan Amerika Wabah Corona di Yaman

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah laporan yang dirilis oleh Huffington Post mengkonfirmasi bahwa campur tangan Amerika, Arab Saudi dan sekutu di Yaman membuat negara itu rentan terhadap ancaman wabah virus Corona, sementara mereka menahan diri dari memberikan bantuan kepada orang-orang Yaman.

“Virus Corona menyebar di Yaman dengan cepat di berbagai daerah, hingga menyebabkan kematian pada anak muda lebih banyak daripada negara-negara lain di Timur Tengah. Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia percaya bahwa dalam situasi seperti ini, virus dapat menginfeksi semua warga Yaman,” tulis laporan itu.

BACA JUGA:

Laporan itu juga menambahkan, “Para pejabat yang seharusnya dapat mencegah bencana memperburuk situasi dengan menahan diri dari memberikan bantuan. Pemerintah yang didukung Saudi (mantan presiden Abd Robuh Mansour Hadi) bersama dengan Arab Saudi, gagal memberikan bantuan yang diperlukan atau menghentikan pemboman dan blokade, yang menyebabkan inflasi dan kelaparan massal serta membuat warga Yaman rentan terhadap virus corona.”

“Otoritas yang berkuasa di seluruh Yaman sedang berusaha menerapkan kebijakan serius untuk membatasi penyebaran virus, tetapi sistem kesehatan yang telah kehilangan setengah kemampuannya sebagai akibat dari agresi Saudi yang terus berlanjut, membebani beban besar pada kemampuan kesehatan. Oleh karena itu, Yaman hanya memiliki 700 tempat tidur di unit perawatan intensif dan hanya memiliki 157 peralatan ventilasi untuk negara yang berpenduduk 30 juta orang,” tulis Huffington Post.

BACA JUGA:

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kepada surat kabar Huffington Post bahwa organisasi itu memperkirakan jumlah kematian akibat virus corona di Yaman, mencapai 65.000 orang kecuali aliansi yang dipimpin Saudi menghentikan agresi dan mencabut blokade.

Sementara para ahli juga memperkirakan lebih banyak kematian di antara orang-orang Yaman yang menderita penyakit selain corona seperti wabah kolera, malaria, difteri atau demam berdarah, yang dipengaruhi oleh pemotongan program pangan PBB.

BACA JUGA:

Anggota kemanusiaan di Yaman, Aisyah Juman mengatakan, “Jika sepersepuluh dari uang yang dihabiskan untuk menghancurkan kehidupan orang-orang di Yaman, digunakan untuk membangun negara, maka Yaman akan menjadi sekutu bagi selama sisa sejarah mereka,” dan menegaskan bahwa “para pemimpin Washington, Riyadh dan UAE bertanggung jawab atas semua kejahatan yang berlangsung di Yaman. Mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki situasi, tetapi waktu hampir habis”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: