NewsTicker

Ungkap Kebusukan Trump, Buku Karya Keponakannya Dilarang Terbit

Ungkap Kebusukan Trump, Buku Karya Keponakannya Dilarang Terbit Trump Family

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang hakim New York pada hari Selasa (30/06) menghentikan sementara penerbitan buku “tell-all” karya keponakan Donald Trump yang menjuluki presiden AS itu sebagai “orang paling berbahaya di dunia.”

Perintah penahanan sementara itu, mencegah rilis buku setebal 240 halaman tersebut sampai setidaknya sidang pengadilan 10 Juli yang akan mendengarkan pembelaan Mary Trump dan penerbitnya, Simon & Schuster.

BACA JUGA:

Saudara laki-laki presiden, Robert Trump, pada awalnya meminta pengadilan di Queens untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara, namun ditolak.

Dia mengatakan Mary melanggar perjanjian non-disclosure yang ditandatanganinya pada tahun 2001 setelah pengadilan yang sama menyelesaikan pertengkaran atas harta taipan real estat Fred Trump, yang merupakan ayah Donald ,Robert, serta Fred Trump Jr. Fred Trump Jr. adalah ayah Mary yang meninggal pada tahun 1981.

Hakim Queens mengatakan bahwa dirinya bukan yurisdiksi yang tepat untuk meminta perintah pengadilan terhadap buku itu.

Perintah dari Hal Greenwald dari Mahkamah Agung New York sekarang mengharuskan Mary dan penerbitnya menanggapi gugatan Robert.

Pengacara Mary Berjanji Segera Ajukan Banding.

“Perintah penahanan sementara pengadilan persidangan hanya bersifat sementara tetapi itu masih merupakan pengekangan sebelumnya terhadap pidato politik inti yang secara datar melanggar Amandemen Pertama,” ujar Theodore Boutrous dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:

Pengacara Mary menegaskan bahwa buku yang membahas masalah-masalah penting menyangkut publik mengenai presiden AS yang kini sedang menjabat dan mencalonkan diri untuk pemilihan berikutnya ini tidak boleh ditahan bahkan untuk satu hari pun.

Sementara Charles Harder, pengacara Robert yang juga mewakili Trump, mengatakan bahwa kliennya “sangat senang” dengan perintah itu.

Dalam buku itu, Mary, seorang psikolog klinis berusia 55 tahun, menceritakan apa yang ia saksikan tentang “keluarga beracun” di rumah kakek-neneknya.

The Daily Beast melaporkan awal bulan ini bahwa buku itu akan mengungkap bahwa Mary Trump adalah sumber penting bagi berita heboh New York Times yang melaporkan keuangan Trump, yang membongkar bahwa ternyata miliarder AS itu hanya membayar sedikit pajak selama beberapa dekade.

Presiden Trump, sebagaimana saudara lelakinya, pekan lalu mengatakan kepada Axios bahwa perjanjian non-disclosure yang ditandatangani Mary melarangnya mengungkap rahasia keluarga. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: