News Ticker

27 Warga Palestina Terluka Diserang Pasukan Israel saat Demo di Jalur Gaza

PALESTINA – 27 warga Palestina kembali menjadi sasaran kekerasan oleh Israel selama demonstrasi “Great March of Return” yang kembali berlanjut di Jalur Gaza yang terkepung, setelah sebelumnya sempat ditunda beberapa minggu.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 27 orang terluka oleh pasukan Israel di bagian timur Gaza pada hari Jumat (06/12).

Ashraf al-Qedra, juru bicara kementerian, mengatakan bahwa empat orang yang terluka, menderita luka tembak.

Baca: Selama 3 Minggu Berturut-turut Demonstrasi di Jalur Gaza Dibatalkan

Penyelenggara demonstrasi mengumumkan pembatalan protes Jumat lalu, menghubungkan keputusan itu dengan keinginan mereka untuk melindungi nyawa para pengunjuk rasa, merujuk pada upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk “mengekspor krisis internalnya ke jalur kami yang terkepung” setelah kegagalan membentuk pemerintahan baru.

Namun, sejumlah orang melakukan protes di timur Khan Yunis di Jalur Gaza selatan Jumat lalu dan disambut oleh tembakan Israel, yang menewaskan seorang anak berusia 16 tahun.

Baca: MIRIS! PBB: Para Ibu di Gaza Paksa Anak Mereka Bekerja untuk Bertahan Hidup

Demonstrasi “Great March of Return” diadakan setiap minggu sejak 30 Maret tahun lalu. Warga Palestina ingin hak mereka yang diusir dari tanah air mereka oleh agresi Israel dikembalikan.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza Pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 307 warga Palestina sejak awal unjuk rasa dan melukai lebih dari 18.000 lainnya. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: