NewsTicker

Netanyahu: Israel Takkan Lewatkan Kesempatan Caplok Tepi Barat

Israel – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa rezim Tel Aviv tidak akan melewatkan “peluang bersejarah” untuk terus maju dengan rencana kontroversial mencaplok bagian-bagian wilayah pendudukan Tepi Barat dan memperluas kekuasaan ke daerah-daerah tersebut, menyebut langkah itu salah satu prioritas utama dari pemerintahan koalisi barunya.

“Kita memiliki peluang bersejarah, yang belum pernah ada sejak 1948, untuk menerapkan kedaulatan secara bijaksana dan sebagai langkah diplomatik di Yudea dan Samaria,” katanya pada pembukaan pertemuan mingguan fraksi Likud di Knesset (parlemen Israel), merujuk pada tahun rezim Israel didirikan (secara ilegal) dan menggunakan nama-nama alkitab untuk wilayah pendudukan Tepi Barat.

“Ini adalah peluang besar dan kami tidak akan membiarkannya lewat begitu saja,” tambahnya.

Baca: Khotbah Al-Quds Ayatullah Khamenei Peta Jalan Menuju Pembebasan Palestina

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut masalah ini kompleks dan mengatakan bahwa persoalan ini membutuhkan koordinasi dengan Washington, sesuai dengan rencana kontroversial yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump pada Januari mengenai konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung beberapa dekade, yang dijuluki ‘kesepakatan abad ini’ tersebut.

Apa yang disebut sebagai rencana “perdamaian” itu menggambarkan Yerusalem al-Quds sebagai “ibu kota Israel sepenuhnya (tidak terbagi antara barat dan timur) dan memungkinkan rezim Tel Aviv untuk mencaplok permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan Lembah Jordan. Rencana itu juga menyangkal hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka, selain beberapa pasal kontroversial lainnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: