NewsTicker

Israel Tingkatkan Penangkapan di Tepi Barat untuk Bungkam Pemrotes Aneksasi

Israel Tingkatkan Penangkapan di Tepi Barat untuk Bungkam Pemrotes Aneksasi Tentara Israel Tangkap Warga Palestina

Israel – Sebagai bagian dari langkah-langkah militer yang bertujuan membungkam kemarahan yang tumbuh di antara warga Palestina yang menolak niat pendudukan untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat, pasukan pendudukan Israel meningkatkan kampanye penangkapan, menahan 15 warga Palestina kemarin, bersamaan dengan operasi pembongkaran terus berlangsung terhadap rumah-rumah dan fasilitas-fasilitas Palestina.

Dua pemuda dari kota Kifl Haris, utara Salfit, ditangkap Selasa (02/06). Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa pasukan keamanan menangkap Khalil Abu Yaqoub, 24 tahun, dan Ali Al-Qaq, 22 tahun, setelah menyerbu dan menggeledah rumah orang tua mereka.

Baca Juga:

Pasukan pendudukan juga menangkap lima pemuda di Nablus, setelah menyerang beberapa lingkungan di kota, di mana mereka menangkap Ahmed Youssef Awwad dari daerah Al-Makhfia, dan Dawoud Khaled Saleh dari kamp Al-Ain.

Pasukan Israel juga menyerbu desa Tell di mana mereka menangkap Abdel Rahman Ayoub Asida, dan menyerbu kota Beita, menyerbu dan menggeledah rumah Karam Issa Dawoud dan Louai Tair Dweikat, kemudian menahan mereka.

Lima warga Palestina dari Jenin juga ditahan termasuk tahanan yang dibebaskan, Sheikh Khaled Suleiman Abu Al-Hassan dan Fathi Al-Atoum, setelah menyerbu kota dan menyerbu rumah mereka.

Di kamp Jenin, pasukan pendudukan menangkap Mohammad Al-Nabhan, seorang mahasiswa di Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Arab Amerika, dan tahanan yang dibebaskan Mohammed Azmi Nasharti dan Imad Jamal Abu Al-Heija, setelah menyerbu dan menggeledah rumah kerabat mereka.

Baca Juga:

Setelah menyerbu kamp, ​​pasukan Israel menembakkan amunisi hidup dan bom suara untuk membubarkan kerumunan yang berusaha melawan tentara pendudukan.

Saat fajar, pasukan Israel juga menahan Hazem Al-Rimawi, 18 thaun, dari kota Beit Rima, Khaldoun Barghouti, 40 tahun, dari Kobar, dan Qusay Omar Kharaz, 18 tahun, dari Silwad, setelah menyerbu daerah berbeda di Ramallah di wilayah pendudukan Tepi Barat. Para tahanan diseret keluar dari rumah keluarga mereka, setelah perabotan dan barang-barang pribadi mereka sengaja dirusak selama pencarian.

Pasukan pendudukan menangkap empat warga lainnya dari kota Yerusalem yang diduduki; Mohammed Badr dari kota Abu Dis, Dhiya Ayman Ubaid, dan Rouhi Al-Jabbar, 13, selain mengirimkan surat panggilan kepada Mohammed Ismat Ubaid, dari Issawiya. Husam Sidr, salah seorang karyawan Wakaf Islam di Masjid Al-Aqsa, juga ditahan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: