NewsTicker

Video: Tentara Israel Gerebek Rumah dan Tangkap Paksa Imam Besar Masjid Al-Aqsha

Israel – Pasukan Israel menerobos masuk ke rumah Ekrima Sa’id Sabri, Imam Besar Masjid Al-Aqsa dan mantan Mufti Besar Yerusalem al-Quds, kemudian mereka membawanya dengan paksa untuk ditanyai. Perlakuan pasukan Israel ini kemudian memicu bentrokan di dekat tempat tinggal Ekrima.

Kantor Berita Shehab Palestina melaporkan pada hari Rabu bahwa serangan ke rumah Sheikh Sabri, yang terletak di al-Quds Timur, menyebabkan pertikaian antara pasukan Israel dan para pendukung ulama tersebut.

Sekelompok warga Palestina berkumpul di luar rumah untuk memprotes pemanggilan paksa pengkhotbah al-Aqsha itu, tetapi pasukan rezim Tel Aviv justru menangkap beberapa dari mereka setelah bentrokan.

Baca: Otoritas Palestina Didesak Tetapkan Strategi Baru Lawan Aneksasi Israel

Situs web Pusat Informasi Palestina (Palinfo) melaporkan bahwa Polisi Israel secara brutal menyerang para pengunjuk rasa, menambahkan bahwa para aktivis dan pengacara termasuk di antara mereka yang dibawa ke tahanan Israel.

Pengacara Khaled Zabarqa mengatakan bahwa pelecehan terus-menerus terhadap Sheikh Sabri dan warga Palestina lainnya di Yerusalem al-Quds adalah bagian dari rencana Israel untuk mengkonsolidasikan pendudukannya atas kota tersebut dan membuka jalan bagi skema baru Yahudisasi dan pemukiman ilegal disana.

Baca: Israel Tingkatkan Penangkapan di Tepi Barat untuk Bungkam Pemrotes Aneksasi

Jumat lalu, Sabri ditahan sebentar oleh tentara Israel. Ulama itu mengatakan bahwa saat dalam tahanan ia dituduh “menghasut dan berpartisipasi dalam protes,” sebuah tuduhan yang dibantahnya.

Pengkhotbah itu mencatat bahwa dilarang memasuki Masjid Al-Aqsha selama seminggu dan menyerahkan surat panggilan untuk diinterogasi pada hari Rabu (03/06). (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: