News Ticker

Habib Lutfi Dilantik Jadi Wantimpres: Ini Amanat Bukan Kebanggaan!

JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah melantik 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka, Jumat (13/12). Salah satu Wantimpres yang dilantik adalah Habib Luthfi bin Yahya.

Usai dilantik, Ulama kharismatik Nahdlatul Ulama itu mengatakan, “Bukan suatu kebanggaan, tetapi ini amanat tanggung jawab, bukan (tugas) sepele,” di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12).

Ulama asal Pekalongan ini melanjutkan pelantikan sebagai Wantimpres tak perlu disyukuri. Sebab, ini baru titik awal dalam menjalankan tugas.

BacaGus Muwafiq Sowan ke Gus Mus di Rembang

“Kita mensyukuri kalau berhasil, bukan mensyukuri kalau dilantik. Tetapi mensyukuri, negara bangsa ini mesti percaya. Nah mampu nggak kita menjaga kepercayaan itu,” ucap dia.

Ia menjelaskan alasan mau menerima tawaran menjadi anggota Wantimpres dari Presiden Jokowi. Habib Luthfi mengatakan, ia ingin memberi kontribusi yang besar untuk negara dan bangsa.

“Saya enggak punya alasan. Cuma kita ingat 1945 kita ada di mana, 1947 ada di mana. Nah kita ingin ambil kontribusi untuk negara dan bangsa ini,” tutupnya.

Habib Luthfi dan delapan anggota Wantimpres dilantik di Istana Negara sekitar pukul 14.54 WIB. Mereka dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 137/P/2019 tentang pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden.

BacaPesan Habib Lutfi: Pemerintah Harus Tindak Tegas Perusuh dan Dalang Kerusuhan

Wantimpres bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Nasihat dan pertimbangan disampaikan baik secara perorangan maupun sebagai satu kesatuan nasihat dan pertimbangan seluruh anggota dewan.

Masa jabatan keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden berakhir bersamaan dengan masa berakhirnya jabatan Presiden atau berakhir karena diberhentikan oleh Presiden. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: