News Ticker

Wahyu Sutono: Agnez Mo Masih Indonesia

Agnez Mo

Jakarta – Agnez Mo buka suara atas kehebohan penggemarnya usai wawancara penyanyi asal Indonesia itu yang menyebut dirinya “bukan berdarah Indonesia” di sebuah acara musik di New York.

Melalui unggahan di media sosial, Agnez Mo mengungkapkan bahwa dirinya bermaksud menunjukkan keberagaman yang ada dalam hidupnya.

“Saya tumbuh dalam budaya yang beragam. Inklusi budaya adalah yang saya pilih. Bhineka Tunggal Ika berarti bersatu dalam keberagaman. Saya menyukai ketika saya bisa berbagi sesuatu tentang asal dan negara saya,” kata Agnez.

Baca: Jawaban Menohok Stafsus Jokowi Soal Nyinyiran Fadli Zon “Cuma Pajangan dan Lipstick Saja”

“Saya akan selalu jujur dan berujar kepada dunia bagaimana seorang minoritas seperti saya diberikan kesempatan untuk memiliki dan mengejar mimpi kami,” lanjutnya.

Dan isu ini semakin merambat kemana-mana tanpa ada kejelasan, dan yang lebih berbahaya lagi kalau isu ini dijadikan siasat oleh kelompok anti pemerintah untuk membuat gaduh dan keributan di jagat maya saja.

Salah satu pegiat medsos Wahyu Sutono dalam akun facebooknya memberikan sebuah penjelasan yang cukup jernih terkai masalah ini. Berikut ulasannya:

AGNEZ MO MASIH INDONESIA

Banyak sahabat FB yang mempertanyakan tentang keberadaan Agnez Mo saat ini, bahkan beberapa diantaranya ada yang marah-marah, lalu meminta penulis untuk mengulasnya sambil mengirim potongan video Agnez Mo yang sedang diwawancara oleh Kevan Kenney, dari Build Series by Yahoo di New York.

Baca: Nusron Wahid; Sentil Media Radikal yang Doyan Benturkan Sunni-Syiah

Penulis hanya senyum-senyum saja, karena memang tidak ada masalah yang harus diperdebatkan. Itu hanya sebuah potongan video yang entah siapa yang pertama menyebarkannya. Nampaknya, dengan potongan video tersebut bisa saja menciptakan opini buruk, bahkan ada oknum yang sengaja mencitrakan bahwa seolah Agnez tak memiliki rasa nasionalisme.

Kalau benar, rupanya itu sangat berhasil. Karena nyatanya banyak netizen yang mendadak marah, termasuk selebritas medsos sekali pun, tanpa ada upaya tabayyun atau klarifikasi. Cebong baperan dan kampret durjana pun sontak kompak menghujat Agnez. Mirisnya hingga ada yang menyamakan dengan Veronica Koman sang pengkhianat.

Begini lo mbak mas sekalian. Lain waktu kalau mau menilai seseorang itu jangan langsung karena sebuah potongan video, tapi buka YouTube cari video yang lengkap, agar paham isinya. Veronica itu murni seorang pengkhianat yang berbaju pejuang HAM untuk Papua, dan kini berlindung dibalik ketiak Australia. Sedangkan Agnez seorang penyanyi yang go international atas nama Indonesia.

Baca: Inilah Postingan Terakhir Veronica Tan di Instagram

Saat diwawancara, dia hanya mau jujur tentang dirinya yang memang tak ada darah asli Indonesia, karena dia keturunan Jerman, Jepang, dan Tionghoa dari kedua orang tuanya. Hanya itu saja. Jadi bukan bilang saya bukan orang Indonesia. Dalam wawancara tersebut Agnez beberapa kali mengatakan yang bermakna bila negaranya adalah Indonesia dan tak ingin mengecewakan Indonesia.

Agnez Mo bukanlah penyanyi favorite penulis, jadi tak ada sedikit pun penulis berniat membelanya. Tapi penulis mengajak kita semua agar tak mudah menghakimi seseorang tanpa memahami sesuatu secara utuh. Coba dengarkan betapa kuatnya keinginan Agnez untuk ikut mempromosikan Indonesia.

Agnez pun menceritakan bahwa ia tumbuh di sebuah negara yang memiliki keberagaman yang dirajut dalam Bhineka Tunggal Ika, dan itu ia sampaikan dengan penuh kebanggaan. Coba baca baik-baik penggalan wawancara ini, apa yang Agnez katakan:

“Sebenarnya saya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya keturunan Jerman, Jepang, China, saya hanya lahir di Indonesia. Dan saya juga seorang Kristen yang mana di Indonesia mayoritasnya Muslim.”

Baca: Sentilan Pedas Yenny Wahid ke PKS ‘Kalian yang Mulai Sebarkan Isu Sara’

Dalam petikan wawancara lainnya, Agnez pun menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 18 ribu pulau, dan setiap pulau memiliki bahasa daerah yang berbeda, punya baju adat istiadat, dan aturannya sendiri. Secara garis besar, Indonesia sangat beragam dan aku tumbuh besar dengan itu semua.

Cobalah dengar video utuhnya, agar paham juga mengapa Agnez menjawab seperti itu. Ada pertanyaan yang berbunyi mengapa Agnez tidak mirip dengan orang Indonesia asli?

Jadi salahnya dimana? Tentu saja tidak ada sama sekali. Karena memang itu realita yang ada pada diri Agnez yang tak mengalir darah asli Indonesia, atau yang dia maksud adalah DNA, tapi dia tetap ikut pemilu, tetap makan masakan asli Indonesia, masih bangga dengan Batik buatan Indonesia, lalu go international atas nama Indonesia, juga masih ikut merayakan hari kemerdekaan Indonesia, dan Agnez tak pernah menghujat siapa pun, apalagi nyebar hoax, hingga ikut dema demo.

Jangan lupa bahwa orang Indonesia yang lainnya pun tidak ada yang asli Indonesia, namun berasal dari Afrika, yaitu tempat asal usul Homo sapiens, dan itu sudah diterima secara konsensus. Karenanya Indonesia menjadi uniq terkait dengan warna kulit, rambut, dan beragamnya suku dan bahasa.

“Jadi Agnes Monika yang dulu penyanyi cilik dan kini terkenal di Amerika itu belum berubah. Agnez pun tak pernah menghina Indonesia, bahkan jelas-jelas dia katakan bangga sebagai orang Indonesia. Karenanya, putar juga video lainnya, dan hati-hatilah dalam menterjemahkan bahasa asing”. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: