New York Times: 150 Pangeran Saudi Terinfeksi Virus Corona

Arab Saudi – Surat kabar New York Times baru-baru ini membuat laporan yang mengejutkan yang selama ini disembunyikan oleh Arab Saudi, bahwa virus Corona telah menghantam jantung keluarga kerajaan. Lebih dari 150 pangeran Saudi positif terinfeksi COVID-19, di antaranya adalah pangeran Faisal bin Bandar dan gubernur Riyadh, yang dalam perawatan intensif, tulis NYT. Baca Juga:(Selanjutnya)

Menkes Saudi: Beberapa Minggu Kedepan Lonjakan Infeksi Covid-19 Bisa Sampai 200.000

Arab Saudi – Menteri Kesehatan Arab Saudi pada hari Selasa (07/04) memperingatkan lonjakan besar dalam kasus virus korona yang bisa mencapai 200.000 orang dalam beberapa minggu kedepan. Media pemerintah melaporkan peringatan itu, sehari setelah kerajaan memperpanjang durasi jam malam harian di beberapa kota, termasuk ibu kota Riyadh, menjadi 24 jam dalam upaya untuk membatasi penyebaran(Selanjutnya)

Cegah Penyebaran Corona, Saudi Perpanjang Jam Malam di 5 Kota

Arab Saudi – Pada hari Senin (06/04) Arab Saudi memperpanjang durasi jam malam di empat provinsi dan lima kota, termasuk ibu kota, menjadi 24 jam. Perpanjangan ini dalam upaya memerangi virus corona setelah kematian akibat penyakit itu meningkat. Kementerian dalam negeri Arab Saudi mengumumkan di twitter bahwa Kerajaan memberlakukan lockdown sepanjang waktu di kota-kota Riyadh,(Selanjutnya)

Aramco Saudi Kembali Tunda Pengumuman Harga Minyak Ditengah Perselisihan dengan Rusia

Arab Saudi – Bloomberg dengan mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa perusahaan minyak raksasa Saudi, Aramco, akhir pekan ini, memutuskan untuk menunda pengumuman harga jual minyak resmi untuk bulan Mei. Sumber itu mengklaim bahwa tanggal untuk pengumuman baru belum ditetapkan, dan bahwa hal itu mungkin dilaksanakan pada hari Selasa atau Kamis, sebagai sinyal(Selanjutnya)

Saudi-UEA Perpanjang Lockdown terkait Wabah Covid-19

Arab Saudi – Arab Saudi dan UEA telah mengadopsi langkah-langkah baru untuk mengatasi pandemi COVID-19 di tengah peningkatan jumlah pasien di kedua negara Teluk Persia tersebut. Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan bahwa lockdown dan jam malam sebagian di tujuh lingkungan kota pelabuhan Jeddah mulai pada hari Sabtu (04/04). Baca Juga: Geger, 14 Pangeran Saudi Terinfeksi(Selanjutnya)

Pusing, Saudi Gagal Temukan Pelanggan untuk Pasokan Minyak Tambahan

Riyadh – Arab Saudi mengalami masalah serius terkait minyak seiring dengan pembatalan atau penundaan oleh negara-negara pelanggan terutama karena penurunan permintaan untuk produk olahan dan melonjaknya harga transportasi. Kantor berita Reuters mengatakan dalam laporannya bahwa perusahaan-perusahaan minyak besar di seluruh dunia telah membatalkan pesanan minyak tambahan Saudi pada bulan April dan Mei setelah Riyadh tidak(Selanjutnya)

Geger, 14 Pangeran Saudi Terinfeksi Corona

Arab Saudi – Media Arab baru-baru ini melaporkan bahwa 14 pangeran Saudi telah terinfeksi virus corona (COVID-19). “14 pangeran telah terinfeksi virus corona, 9 diantaranya berada di Riyadh dan 5 lainnya di Jeddah,” tulis akun twitter situs berita al-Ahd al-Jadid pada hari Kamis. إصابة (14 أمير) بـ فيروس كورونا المستجد، 9 منهم في الرياض، و5 في(Selanjutnya)

Geger Kerajaan Saudi, MbS Tangkap Anggota Dewan Baiat Kerajaan

Arab Saudi – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MbS) dilaporkan telah menangkap seorang pangeran lain selama akhir pekan, sebagai bagian dari pembersihan elemen-elemen yang memusuhi aksesi ke atas tahta di keluarga kerajaan selama seminggu terakhir. Penangkapan Pangeran Mohammed Bin Saad Al Saud, putra saudara laki-laki Raja Salman Saad Bin Abdulaziz, diketahui oleh sumber-sumber(Selanjutnya)

Jubir Hamas: Tahanan Palestina Diinterogasi Secara Kejam di Arab Saudi

Arrahmahnews.com, ARAB SAUDI – Seorang juru bicara untuk gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengatakan bahwa warga Palestina yang saat ini ditahan di penjara dan pusat penahanan di Arab Saudi terkena berbagai bentuk penyiksaan dan metode interogasi yang kejam. “Sayangnya, ada prosedur investigasi yang keras terhadap para tahanan, beberapa di antara mereka menjadi sasaran berbagai bentuk(Selanjutnya)

Saudi Kembali Penjarakan Petinggi Hamas Pasca Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Arrahmahnews.com, ARAB SAUDI – Pemerintah Saudi dilaporkan telah mengembalikan seorang pejabat tinggi gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas ke penjara, beberapa minggu setelah ia dibawa ke rumah sakit karena komplikasi penyakit yang dideritanya. The Prisoners of Conscience, sebuah organisasi non-pemerintah independen yang mengadvokasi hak asasi manusia di Arab Saudi, mengumumkan dalam sebuah posting di halaman Twitter(Selanjutnya)

%d blogger menyukai ini: